APM Catat Peningkatan Penjualan di GIIAS Tahun Ini

Beberapa APM telah mampu meningkatkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di hari-hari terakhir pameran.

APM Catat Peningkatan Penjualan di GIIAS Tahun Ini
Otomania/setyo adi nugroho
Foto ilustrasi, venue GIIAS sebagai pameran otomotif bertaraf internasional. 

TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 berakhir pada Minggu (28/7).

Pameran otomotif yang digelar sejak 18 Juli lalu itu dihadiri lebih dari 400.000 pengunjung.

GIIAS diyakini dapat mendorong penjualan Agen Pemegang Merek (APM) yang menjadi exhibitor. Beberapa APM telah mampu meningkatkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di hari-hari terakhir pameran.

Seperti pemegang merek kendaraan niaga Mitsubishi, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), yang menurut informasi hingga Minggu (28/7) siang telah memeroleh 2.000 SPK.

"Yang paling banyak Colt Diesel," kata Puja Hatirogan, Head of Public Relations Section PT KTB, kepada Kontan, Minggu (28/7).

Berkaca pada perolehan GIIAS tahun lalu yang tercatat 775 SPK, KTB mampu meraup kenaikan pemesanan lebih dari sua kali lipat. Puja mengaku, perusahaan tak mematok target setiap tahun.

"Karena untuk GIIAS fokus kami lebih ke branding dan awarenes ke masyarakat," sebutnya.

Beberapa faktor pendorong animo pemesanan kendaraan niaga itu, menurut Puja, tak lepas dari redanya suasana tahun politik. Selain itu, di GIIAS KTB meluncurkan enam varian fighter baru yang menjadi daya tarik konsumen datang ke booth.

Adapun, Toyota Astra Motor (TAM) terus berupaya menggenjot penjualan di GIIAS. Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto belum dapat membeberkan perolehannya.

Meski demikian, pihaknya berharap penjualan dapat dimaksimalkan. Menurut manajemen TAM, sampai dengan Jumat, (26/7) lalu total SPK yang diperoleh perusahaan mencapai 5.298 unit.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved