Breaking News:

Bisikan Partai Pengusung Seakan Tidak Didengar Tamzil, PKB: Kami Prihatin Bupati Ditangkap KPK

Penetapan Muhammad Tamzil sebagai tersangka kasus 'jual beli' jabatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencederai semua pihak.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Ketua DPC PKB Kudus Ilwani (kiri) dan Ketua DPC PPP Kudus Ulwan Hakim (kanan). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Penetapan Muhammad Tamzil sebagai tersangka kasus 'jual beli' jabatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencederai semua pihak.

Di antara pihak yang merasa kecewa yaitu partai pengusungnya.

Diketahui Tamzil maju dalam Pilkada 2018 berpasangan dengan Hartopo.

Pasangan itu diusung oleh tiga partai yakni PPP, PKB, dan Partai Hanura.

Menanggapi adanya tangkap tangan yang menyasar Tamzil, Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus Ilwani prihatin karena Tamzil diduga melakukan praktik 'jual beli' jabatan.

Namun saat ditanya kenapa PKB tetap saja mengusung Tamzil pada Pilkada 2018, Ilwani berujar, bahwa pada kasus sebelumnya Tamzil hanya keliru dalam mengambil kebijakan.

"Namanya manusia, kami berpikir dia (Tamzil) bisa bertugas secara baik," kata Ilwani saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Kudus, Senin (29/7/2019).

Dalam kasus ini, selain Tamzil, KPK telah menetapkan Akhmad Sofyan Plt Sekretaris BPPKAD dan Agus Suranto 'Kroto' sebagai tersangka.

Menurut Ilwani, sejauh ini dia tidak mengenal dekat Agus Kroto.

"Saya belum pernah ketemu dengan Agus," kata Ilwani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved