Pedagang Pasar Senggol Sugihwaras Ngadu ke Dewan, Merasa Tidak Diperhatikan Pemkot Pekalongan

Sebelum pembangunan centra kuliner Agustus 2019, lokasi pedagang pasar senggol di Kuripan Yosorejo sudah siap ditempati.

Pedagang Pasar Senggol Sugihwaras Ngadu ke Dewan, Merasa Tidak Diperhatikan Pemkot Pekalongan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Perwakilan pedagang Pasar Senggol Sugihwaras ngadu ke anggota DPRD Kota Pekalongan terkait nasib mereka, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Perwakilan pedagang Pasar Senggol Sugihwaras, datangi DPRD Kota Pekalongan.

Kedatangan mereka untuk menyuarakan nasib 272 pedagang.

Pasalnya, pedagang Pasar Senggol Sugihwaras meresa tak diperhatikan Pemkot Pekalongan.

Mualimin, Ketua Kerukunan Anggota Pedagang Pasar Senggol (Kappas) Sugihwaras, menjelaskan, Pemkot hanya fokus mengurusi pembangunan sentra kuliner serta alun-alun.

“Seharusnya sebelum sentra kuliner dibangun di Pasar Senggol Sugihwaras, kami diurusi terlebih dahulu. Karena kami yang akan dipindah ke Kuripan Yosorejo, Pekalongan Selatan,” paparnya, Senin (29/7/2019).

Dilanjutkannya, para pedagang meminta, sebelum pembangunan centra kuliner Agustus 2019, lokasi pedagang pasar senggol di Kuripan Yosorejo sudah siap ditempati.

“Jelas kami merasa diabaikan, padahal Agustus kami disuruh meninggalkan pasar senggol, karena akan dibangun sentra kuliner. Namun hingga kini tempat berdagang kami yang baru belum ada pembangunan sama sekali, lalu kami harus pindah ke mana,” katanya.

Data Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kota Pekalongan, Pemkot sudah menyediakan Rp 4,1 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan pasar senggol di Kuripan.

Sedangkan untuk pembangunan sentra kuliner, Pemkot menyiapkan Rp 12 miliar.

Ketua Komisi A DPRD Kota Pekalongan, Jecky Zamzami yang menerima langsung kedatangan para pedagang menuturkan, seharusnya pemerintah mempunyai kebijakan yang adil.

“Tentunya kami akan ambil sikap untuk menanggapi permasalahan ini. Kami akan berusaha menyampaikan aspirasi para pedagang,” imbuhnya.

Ditambahkannya, DPRD juga sudah menyampaikan pada 2018 lalu untuk menyiapkan lapak berdagang di Kuripan sebelum pembangunan sentra kuliner dilakukan.

“Kami sudah sampaikan pada 2018 lalu. Untuk itu kami akan lakukan pembahasan bersama Pemkot untuk menindak lanjuti keluhan para pedagang,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved