Pengakuan Pengedar yang Tertangkap di Jalan Pemuda: Uang Sabu Hanya Lewat

Tergiur oleh iming-iming jadi kaya secara instan membuat Bandot (38) terjun ke bisnis sabu. Laba bersih setiap harinya cukup menggiurkan. Yakni dari R

Pengakuan Pengedar yang Tertangkap di Jalan Pemuda: Uang Sabu Hanya Lewat
AUSTRALIAN FEDERAL POLICE
Sabu-sabu berjuluk es yang disimpan dalam pengiriman pengeras suara asal Thailand disita kepolisian Australia. 

TRIBUNJATENG.COM -- Tergiur oleh iming-iming jadi kaya secara instan membuat Bandot (38) terjun ke bisnis sabu. Laba bersih setiap harinya cukup menggiurkan. Yakni dari Rp 200-300 ribu.

Dia sehari-hari kerja sebagai penambal ban mengaku tak memperoleh uang sebanyak itu, jika tidak "nyambi" jualan sabu.

"Jadi pengedar memang keuntungannya menggiurkan. Tapi ingat, semua itu ada risikonya dan pasti menyesal," tandas Bandot.

Risiko dan rasa menyesal yang dia maksud yakni harus berpisah dengan anak dan istri serta tidur di dinginnya lantai penjara.

Bandot mengalami hal itu. Dia kini masih mendekam di sel Lapas Kedungpane, menjalani vonis 10 tahun penjara.

Dia mengaku, tertangkap penegak hukum ketika sedang antar barang haram itu ke calon pembeli yang menunggu di Jalan Pemuda Semarang.

"Ternyata dia sedang menunggu saya bersama seorang polisi. Saya kira aman karena pembeli ini merupakan pelanggan setia, sudah paham," ungkapnya.

Kalau saja dia pegang prinsip waspada dan hati-hati terhadap aparat penegak hukum, lanjutnya, dia tidak akan tertangkap. Buktinya, selama tiga tahun dia bisa melenggang bebas mengedarkan sabu.

Dalam satu pekan, Bandot bisa menjual sabu sebanyak 20 gram. Sabu yang didapatkan berasal dari seseorang di Jakarta. Dia mendapatkannya dengan diantar ke Kota Semarang.

Warga Genuk Semarang itu menjual sabu dengan dua harga. Besaran harga berdasarkan proses transaksi penjualan. Jika ketemu langsung sabu dipatok harga Rp 1,2 juta pergram.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved