Rupiah Berpeluang Unggul

Kurs mata uang Garuda berpeluang menguat terhadap dollar AS pada awal pekan ini. Sentimen positif berasal dari data ekonomi AS.

Rupiah Berpeluang Unggul
SHUTTERSTOCK Via Kompas.com
Ilustrasi dolar AS 

TRIBUNJATENG.COM,  JAKARTA - Kurs mata uang Garuda berpeluang menguat terhadap dollar AS pada awal pekan ini. Sentimen positif berasal dari data ekonomi AS.

Pada Jumat (26/7) lalu, rupiah di pasar spot melemah 0,23 persen ke Rp 14.009/dollar AS. Serupa, kurs tengah rupiah di BI juga turun 0,11 persen ke posisi Rp 14.001/dollar AS.

Menurut analis Monex Investindo Futures, Faisyal, sentimen positif bagi rupiah datang setelah data awal pertumbuhan ekonomi AS di kuartal II hanya 2,1 persen.

Penurunan pertumbuhan ekonomi AS dapat memperkuat sikap dovish The Fed. Alhasil, potensi bank sentral AS itu untuk menurunkan suku bunga acuan Negeri Paman Sam di akhir bulan Juli semakin besar.

"Dollar AS berada dalam tekanan jelang FOMC yang berlangsung pada tengah pekan ini," katanya, akhir pekan lalu.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail Zaini menambahkan, data awal dari proyeksi pertumbuhan ekonomi AS itu cukup penting. "Data PDB AS ini biasanya menjadi acuan The Fed menurunkan suku bunga acuan," jelasnya.

Menurut dia, arah rupiah pada hari ini juga akan dipengaruhi penantian para pelaku pasar terhadap kelanjutan negosiasi dagang AS-China, dengan pertemuan pada 30 Juli di Shanghai.

Menurut Mikail, rupiah berpotensi menguat di rentang Rp 13.900-Rp 14.000 per dollar AS, sedangkan Faisyal memprediksi, mata uang Garuda ada di kisaran 13.935-Rp 14.150 per dollar AS. (Kontan/Dimas Andi Shadewo)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved