Warga Makin Kesal Akibat PT MMP Mangkir, Mediasi Masalah Jual Beli Tanah di Polrestabes Semarang

PT MMP tidak menghadiri panggilan mediasi dengan warga Mangkang Kulon Kecamatan Tugu Kota Semarang di Mapolrestabes Semarang, Senin (29/7/2019).

Warga Makin Kesal Akibat PT MMP Mangkir, Mediasi Masalah Jual Beli Tanah di Polrestabes Semarang
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Warga Mangkang Kulon seusai mendatangi undangan mediasi di Mapolrestabes Semarang, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Mitra Makmur Propertindo (MMP) tidak menghadiri panggilan mediasi dengan warga Mangkang Kulon Kecamatan Tugu Kota Semarang di Mapolrestabes Semarang, Senin (29/7/2019).

Mediasi tersebut untuk menyelesaikan masalah jual beli tanah milik warga Mangkang Kulon oleh PT MMP yang tak kunjung dibayar.

Undangan mediasi dari Polrestabes Semarang diterima warga pada Jumat (26/7/2019).

"Ini yang memanggil aparat resmi tidak datang. Apalagi kami, mau dianggap apa," sebut satu di antara warga setempat, Muhammad Najib.

Sekitar 25 warga Mangkang Kulon menghadiri undangan mediasi.

Sementara PT MMP diwakili pengacara PT Sumber Mitra Jaya (SMJ), induk perusahaan PT MMP.

Pengacara tersebut datang untuk menyampaikan maaf atas ketidakhadiran PT MMP.

"Sana mintanya mau diubah harganya. Sudah sepakat, sudah DP, kok sekarang mau dinego ulang. Itu mau beli atau mau diminta," katanya.

Pihaknya juga meminta polisi serius menyelesaikan masalah tersebut.

Sehingga warga segera mendapat haknya karena sertifikat tanah telah dititipkan di notaris dalam rangka pengurusan jual beli.

Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved