80 Koperasi Saat Ini Kondisinya Mati Suri, Wakil Bupati Batang: Perlu Didekati dan Dibina Serius

80 koperasi di Kabupaten Batang tidak aktif alias dalam keadaan mati suri karena berbagai alasan ataupun penyebabnya.

80 Koperasi Saat Ini Kondisinya Mati Suri, Wakil Bupati Batang: Perlu Didekati dan Dibina Serius
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Wakil Bupati Suyono saat membuka sarasehan dalam rangka HUT Koperasi ke 72 Tahun 2019 tingkat Kabupaten Batang di Pendopo Kantor Bupati setempat, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang mencatat terdapat 230 koperasi di wilayahnya.

Namun dari jumlah tersebut, 80 koperasi telah tidak aktif alias dalam keadaan mati suri.

Hal itu turut menjadi keprihatinan Wakil Bupati Batang, Suyono yang disampaikan saat membuka sarasehan HUT ke 72 Koperasi Tingkat Kabupaten Batang di Pendopo Kantor Bupati Batang, Selasa (30/7/2019).

"Tentu ini menjadi keprihatinan kami. Untuk itu koperasi yang saat ini lagi mati suri Pemkab akan melakukan pendekatan untuk pembinaan," ujar Suyono.

Dikatakannya, saat ini ada 70 koperasi yang sudah memiliki Nomor Induk Koperasi (NIK) yang diterbitkan oleh Kementerian koperasi, serta koperasi yang dinyatakan sehat sebanyak 71.

Menurutnya lembaga keuangan seperti koperasi seharusnya melaksanakan ketentuan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, yakni melaksanakan kegiatan tahunan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

"Jadikan koperasi menjadi soko guru perekonomian masyarakat, maka diperlukan pengurus koperasi yang berintegritas dan konsisten. Pengurus harus mempunyai tiga sifat yaitu jujur, konsisten, dan berani," ujarnya.

Disampaikannya, tanpa adanya pengurus yang jujur dan memiliki integritas lanjutnya, koperasi akan mengalami kolaps, akuntabilatas, transparansinya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Sehingga jauh dari arah dan tujuan koperasi untuk mensejahterakan semua anggotanya.

"Pengurus harus Konsistensi, berani bersikap menolak intimidasi dari pihak luar serta kepentingan lainya. Ini demi tegaknya kemajuan dan keselamatan koperasi," pungkasnya. (Dina Indriani)

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved