Kolam Renang Standar Nasional Mangkrak Sejak 2016 - Kolam Renang Tirta Sari Kota Pekalongan

Masyarakat Kota Pekalongan sepertinya harus lebih bersabar untuk bisa mencoba kolam renang berstandar nasional.

Kolam Renang Standar Nasional Mangkrak Sejak 2016 - Kolam Renang Tirta Sari Kota Pekalongan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Begini kondisi bangunan Kolam Renang Tirta Sari, di Jalan Perintisan Kemerdekaan milik Pemkot Pekalongan mangkrak tak terurus, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Masyarakat Kota Pekalongan sepertinya harus lebih bersabar untuk bisa mencoba kolam renang berstandar nasional.

Pasalnya, wacana perbaikan Kolam Renang Tirta Sari di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kramatsari Pekalongan Barat, kembali ditunda.

Adapun kondisi fasilitas olahraga akuatik itu kini mangkrak tak terurus, bahkan beberapa bagian bangunan mengalami keretakan.

Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak 2016 dan kini bangunannya semakin memprihatinkan.

Walaupun sudah dianggarkan Rp 2,5 miliar pada awal 2019, namun dana tersebut dirasa tidak cukup untuk memperbaiki seluruh fasilitas yang ada.

Teguh Waluyo, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Kota Pekalongan, menjelaskan, dana yang disiapkan Pemkot hanya cukup untuk memperbaiki kemiringan kolam renang.

“Kajian dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Undip Semarang, kemiringan kolam renang harus diperbaiki sebanyak 10 sentimeter. Dan dana APBD Rp 2,5 miliar hanya cukup untuk memperbaiki kemiringan kolam,” paparnya, Selasa (30/7/2019).

Dilanjutkan Teguh, Disparbudpora sudah melakukan koordinasi dengan Pemkot dan memutuskan akan menunda perbaikan.

“Dana Rp 2,5 miliar tidak akan kami gunakan dahulu, menunggu penambahan dana Rp 9 miliar di 2020 mendatang untuk melakukan perbaikan,” katanya.

Diakuinya, untuk membangun kolam renang berskala nasional membutuhkan dana besar.

“Keputusan tersebut kami ambil karena ada keterbatasan dana. Kami juga sudah meminta bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) namun hingga kini belum disetujui Kemenpora,” kata Teguh.

Ditambahkannya, walaupun mengalami keterbatasan anggaran, namun Disparbudpora akan berusaha menyiapkan fasilitas olahraga untuk para atlet.

“Kami sadari fasilitas olahraga sangat berpengaruh terhadap prestasi atlet. Untuk itu kami coba lakukan semampunya guna memberikan yang terbaik walaupun secara bertahap,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved