Terkait Kematian Warga Asal Bekasi dan Boyolali, Polisi Periksa Agen Kapal Tongkang Zulkifli 2

Polisi telah memeriksa agen Kapal Tongkang Zulkifli 2 tempat ditemukannya empat korban meninggal, Minggu (28/7/2019) malam.

Terkait Kematian Warga Asal Bekasi dan Boyolali, Polisi Periksa Agen Kapal Tongkang Zulkifli 2
ISTIMEWA
Proses evakuasi pekerja perbaikan kapal yang ditemukan meninggal di Kapal Tongkang Zulkifli 2 yang bersandar di PT Dok Kodja Bahari kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, Senin (29/7/2019) dini hari 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polisi telah memeriksa agen Kapal Tongkang Zulkifli 2 tempat ditemukannya empat korban meninggal, Minggu (28/7/2019) malam.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, AKP Samsu Wirman mengatakan, pihak agen kapal merasa belum memberikan pekerjaan kepada pemborong.

Pihaknya masih mencari siapa yang bertanggung jawab atas masuknya para korban ke palka kapal tanpa dilengkapi pengaman.

"Pemilik kapal sudah kita konfirmasi melalui agennya, dia merasa belum memberikan tender. Nanti kita kembangkan lagi korban kok bisa masuk ke situ," ungkapnya, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya, keempat korban meninggal bukan karena kecelakaan kerja karena saat kejadian belum dimulai pekerjaan di lokasi.

Kemungkinan, para korban masuk ke dalam palka untuk mengecek kondisi kapal yang telah bersandar lebih dari dua tahun.

"Sebenarnya kelalaian dalam melaksanakan kegiatan. Tidak memakai alat, seharusnya mereka menyiapkan segala sesuatunya," katanya.

Ia mengatakan, masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti.

Sementara itu, hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik (Labfor) baru akan keluar dalam tiga hari.

Tim Labfor telah mengambil sampel cairan dari lokasi korban meninggal dan memeriksa jasad korban.

Telah diberitakan sebelumnya, empat orang ditemukan meninggal di dalam palka Kapal Tongkang Zulkifli 2 yang bersandar di PT Dok Kodja Bahari kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (28/7/2019) malam.

Korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan Senin (29/7/2019) 02.00.

Keempat korban diketahui bernama Mudjiono (61) warga Kelurahan Harapan Jaya Kota Bekasi Jawa Barat serta Lamani (32), Muhammad Nur Huda (22), dan Jadi (33) ketiganya warga Desa Pentur Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali.

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved