Program Pintar Tanoto Foundation Rambah 16 SD dan 8 SMP di Kabupaten Kendal

Tanoto Foundation mengadakan kegiatan Unjuk Karya Praktik Baik Progam Pintar di Pendopo Kabupaten Kendal, Rabu (31/7/2019).

Program Pintar Tanoto Foundation Rambah 16 SD dan 8 SMP di Kabupaten Kendal
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Pengunjung tengah melihat karya hasil praktik baik dari Program Pintar Tanoto Foundation. Praktik pintar sendiri membuat siswa mengalami langsung pembelajaran. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tanoto Foundation mengadakan kegiatan Unjuk Karya Praktik Baik Progam Pintar di Pendopo Kabupaten Kendal, Rabu (31/7/2019).

Kegiatan ini sebagai wujud keberhasilan dalam melakukan pendampingan pengolaan manajeman sekolah dan penerapan program pengembangan inovasi untuk kualitas pembelajaran (Pintar) di sekolah yang didampingi.

Unjuk karya itu diikuti oleh 24 sekolah yang telah dilakukan pendampingan oleh Tanoto Foundation selama satu tahun.

Para sekolah yang terdiri dari 16 Sekolah Dasar (SD) dan delapan Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu menampilkan karya-karya implementasi dari program Pintar serta hasil belajarnya.

79 Pelaku Usaha Ramaikan Festival Kuliner di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga

Dewan Pembina Tanoto Foundation, Belinda Tanoto mengatakan bahwa praktik program Pintar dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui penguatan kemampuan pengelolaan dan kepemimpinan sekolah, peningkatan kualitas mengajar oleh guru, dan melibatkan orangtua siswa dalam pengembangan sekolah ke arah baik.

"Pameran ini untuk menujukan praktik baik dan hasil atas pendampingan program pintar selama satu tahun di sekolah yang didampingi, serta membantu menyebar luaskan praktek baik yang dilakukan selama pedampingan," katanya.

Ia mengatakan bahwa Indonesia masuk dalam negara yang mempunyai sistem pendidikan terbesar nomor 4 di dunia.

Pasalnya dalam sistem pendidikan di Indonesia melibatkan 2,6 juta guru dan 50 juta murid.

"Melihat kondisi itu untuk meningkatkan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri, haruslah bersama-sama dengan menjalin kemitraan dengan para pemangku seperti pemerintah, masyarakat dan organisasi," katanya.

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan bahwa penerapan praktek baik dalam pendidikan dasar sangatlah perlu.

Hal itu dapat membuat murid lebih efektif memahami langsung materi karena para siswa melaksanakan langsung praktik tersebut.

"Penerapan baik selain memudahkan murid memahami logika, namun juga dapat menunjang pendidikan karakter pada murid. Pendidikan karakter sangatlah penting, oleh karenanya kami pun juga memberikan pelatihan pendidikan karakter kepada 1500 guru sekolah dasar untuk dapat mengajarkan pendidikan karakter kepada muridnya," pungkasnya. (dap)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved