PS Ditawari Dana Hibah Rp 30 Miliar Lalu Anaknya Jadi PNS Kementerian, Ternyata Kena Tipu Pasutri

PS yang mulai curiga karena dalam kurun waktu Desember 2017 hingga Maret 2018, tidak ada satupun janji yang terealisasi.

PS Ditawari Dana Hibah Rp 30 Miliar Lalu Anaknya Jadi PNS Kementerian, Ternyata Kena Tipu Pasutri
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Konferensi pers kasus penipuan dan penggelapan di Mapolres Karanganyar, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pasangan suami istri (pasutri), MS (50) warga Jaten Kabupaten Karanganyar dan ASH (50) warga Jebres Kota Surakarta terancam penjara 10 tahun seusai melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Tersangka menawarkan kepada korban PS menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan akan memberikan dana hibah.

PS yang mulai curiga karena dalam kurun waktu Desember 2017 hingga Maret 2018, tidak ada satupun janji yang terealisasi.

Akhirnya PS melaporkan pasutri tersebut ke Polres Karanganyar pada 1 Oktober 2018.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Effendi mengatakan, pasutri itu ditangkap pada Kamis (25/7/2019) di Surakarta.

"Kasus penipuan dan penggelapan ini berawal dari tersangka MS dan AHS yang menawarkan dana hibah ponpes. Juga menawarkan bisa memasukan menjadi PNS di kementerian."

"Pengajuan hibah, tersangka menawarkan kepada korban akan diberikan uang Rp 30 miliar. Korban mulai merasa terpancing dan mengeluarkan Rp 270 juta," katanya saat konferensi pers di Mapolres Karanganyar, Rabu (31/7/2019).

Selain itu tersangka juga menawarkan kepada korban bisa memasukan kedua anaknya menjadi PNS di Kementerian.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, korban sempat diajak ke apartemen yang berada di Jakarta untuk bertemu dengan pemilik dana hibah.

"Korban tidak sempat bertemu dengan pemilik dana hibah karena sedang sibuk. Di apartemen itu korban juga diperlihatkan contoh orang yang sudah dimasukan ke Kementerian."

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved