Tak Hasilkan Kreasi dan Inovasi, Bupati Sragen Kritik Studi Banding Yang Dilakukan Pemerintah Desa

Studi banding yang dilakukan pemerintah desa di Sragen selama ini belum membuahkan hasil.

Tak Hasilkan Kreasi dan Inovasi, Bupati Sragen Kritik Studi Banding Yang Dilakukan Pemerintah Desa
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat berpamitan dengan para ASN di Rumah Dinas Bupati Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Studi banding yang dilakukan pemerintah desa di Sragen selama ini belum membuahkan hasil.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan studi banding ke daerah lain terkesan hanya kegiatan wisata dan perlu dievaluasi.

"Saya curiga perginya ke tempat-tempat arung jeram, itu konotasinya berbeda."

"Kecuali berpindah oh di sana BUMDes pendapatan sekian, pindah ke sana inovasinya bagus," papar Yuni. 

Di sisi lain, bupati menargetkan 196 desa di Sragen wajib melakukan kreasi dan inovasi serta punya program unggulan.

Namun, hingga Bursa Inovasi Desa (BID) Sragen 2019 digelar, belum ada inovasi dan kreasi yang menionjol.

"Padahal tujuan awal dilaksanakannya BID itu Pemkab Sragen ingin desa-desa di Sragen seperti Desa Ponggok Klaten, inovasi di setiap desa," ujar Yuni.

Ditambahkan, setiap desa wajib menganggarkan dana untuk kreasi dan invoasi.

Sementara besarannya, diserahkan ke desa masing-masing. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved