Tak Mau Cerai, Rustam Pemuda Asal Pekalongan Siramkan Air Keras ke Wajah Istri dan Ibu Mertua

Tak mau dicerai oleh sang istri, pemuda 32 tahun asal Pandanarum, Tirto, Kabupaten Pekalongan, siram istrinya dengan air keras.

Tak Mau Cerai, Rustam Pemuda Asal Pekalongan Siramkan Air Keras ke Wajah Istri dan Ibu Mertua
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Pelaku penyiraman air keras ke wajah istri dan mertua, saat dimintai keterangan oleh Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, di Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tak mau dicerai oleh sang istri, pemuda 32 tahun asal Pandanarum, Tirto, Kabupaten Pekalongan, Rustam siram istrinya dengan air keras.

Tak hanya sang istri yang menjadi sasaran, ibu mertuanya juga menjadi korban siraman air keras oleh pelaku.

Atas kejadian tersebut, wajah dan lengan korban atas nama Eka Puji Rahayu serta ibunya Khoyiman melepuh karena luka bakar.

Pihak kepolisian pun melakukan penindakan atas perbuatan yang dilakukan pemuda bernama Ruslam, dengan cara pengejaran.

Pasalnya, usai melakukan perbuatannya Rustam melarikan diri ke Jakarta dan Balikpapan.

Rustam pun harus mengakhiri pelariannya, karena petugas berhasil meringkusnya.

Saat digiring ke Mapolres Pekalongan Kota, Rustam mengaku sengaja menyiram wajah istri dan ibu mertuanya.

“Saya kesal karena berulang kali meminta agar Puji tidak menceraikan saya, tapi ia tetap kekeh minta cerai,” paparnya, Rabu (31/7/2019).

Dilanjutkannya, ia sengaja membeli air keras sepekan sebelum tuntutan cerai dari sang istri di pengadilan.

“Saya segaja membeli air keras sepekan sebelum perceraian, air keras itu saya simpan di dalam kaleng. Usai perceraian di pengadilan, saya siram istri saya di rumah ibunya. Saya kesal dan cemburu, karena Puji selalu menerima telpon entah dari siapa, setelah itu ia menceraikan saya,” katanya dihadapan petugas.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved