20 Bangunan Warga Dibebaskan, Imbas Penataan Kawasan Kumuh di Krapyak Kota Pekalongan

Kegiatan tersebut masuk dalam program penataan kawasan kumuh, yang sudah direncanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan.

20 Bangunan Warga Dibebaskan, Imbas Penataan Kawasan Kumuh di Krapyak Kota Pekalongan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah pekerja melakukan perbaikan saluran air di wilayah Krapyak, Pekalongan Utara, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan lakukan perbaikan saluran air di wilayah Krapyak Pekalongan Utara.

Menggunakan alat berat, dibantu beberapa pekerja saluran air terus diperdalam.

Kegiatan tersebut masuk dalam program penataan kawasan kumuh, yang sudah direncanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan.

Kabid Pertanahan, Jasa Konstruksi, dan Penataan Ruang DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin menjelaskan, selain melakukan perbaikan, Pemkot juga akan menbebaskan beberapa bidang tanah.

“Untuk tahap awal, ada 20 bangunan yang akan dibebaskan. Hal tersebut dilakukan untuk menata kembali wilayah Krapyak dan bantaran sungai,” jelasnya, Kamis (1/8/2019).

Dilanjutkannya, proses pembebasan lahan memasuki penghitungan besaran nilai tanah yang akan dibebaskan.

“Yang jelas Pemkot sudah menyediakan Rp 2,8 miliar untuk pembebasan lahan guna melakukan penataan di Krapyak,” ujarnya.

Ditambahkannya, pembebasan lahannya akan dilakukan oleh Pemkot.

Sedangkan untuk pekerjaan fisik penataan tepi sungai dan saluran air, akan dikerjakan Pusdataru Jawa Tengah.

“Kami berharap adanya penataan di wilayah Krapyak, dapat mengatasi rob. Ke depan perbaikan lanjutan akan dilakukan secara bertahap,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved