Elpiji 3 Kilogram di Brebes Tidak Cuma Susah Dicari, Harga Eceran Juga Capai Rp 28 Ribu

Adanya kelangkaan tersebut, membuat harga elpiji juga naik dari biasanya yang Rp 22 ribu per tabung menjadi Rp 25 ribu sampai Rp 28 ribu per tabung.

Elpiji 3 Kilogram di Brebes Tidak Cuma Susah Dicari, Harga Eceran Juga Capai Rp 28 Ribu
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Penjual gas elpiji di Desa Sigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes menunjukkan tabung gas ukuran 3 kilogram yang kosong, Kamis (1/8/2019). 

"Ya kami memaklumi karena stok sulit. Harga naik sedikit tak masalah yang penting saya dapat elpiji. Daripada tidak bisa memasak dan tidak ada yang bisa dimakan di rumah," tandasnya.

Kelangkaan tersebut di antaranya disebabkan penggunaan elpiji ukuran 3 kilogram yang notabene bersubsidi untuk kalangan usaha bukan mikro.

Padahal, distribusi elpiji bersubsidi sudah ada aturannya.

Karena itu, PT Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah restoran di Brebes.

Hasilnya, PT Pertamina menyita 42 tabung elpiji subsidi dari sejumlah restoran dan rumah makan.

Sales Executive LPG PT Pertamina Wilayah Rayon III Area Tegal-Brebes, Sandy Rahardian mengatakan, sidak dilakukan dalam rangka monitoring distribusi gas elpiji subsidi di lapangan.

Pasalnya, pihaknya menerima laporan adanya pemakaian gas elpiji subsidi yang dilakukan sejumlah rumah makan atau restoran.

"Kami sidak beberapa rumah makan dan restoran di tiga kecamatan. Hasilnya, kami  berhasil mengamankan 42 tabung gas subsidi," kata Sandy.

Dikatakannya, alokasi gas elpiji 3 kilogram di Brebes saat ini sekitar 51.200 tabung per hari.

Rencananya, pihaknya akan menambah stok untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi sampai kondisi normal.

Hanya saja, jumlah penambahan stok menyesuaikan kebutuhan. (M Zainal Arifin)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved