Hadapi Tira Persikabo, Pelatih PSIS Semarang Minta Pemain Jaga Emosi, Belajar dari Laga Sebelumnya

Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra berharap pemainnya mampu menjaga emosi selama 90 menit pertandingan saat menjamu Tira Persikabo

Hadapi Tira Persikabo, Pelatih PSIS Semarang Minta Pemain Jaga Emosi, Belajar dari Laga Sebelumnya
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Pelatih PSIS Jafri Sastra memberikan arahan kepada Silvio Escobar dalam sesi latihan di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (23/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra berharap pemainnya mampu menjaga emosi selama 90 menit pertandingan saat menjamu Tira Persikabo dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019, pekan keduabelas di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (2/8/2019) besok.

Berkaca pada pertandingan lain baru-baru ini, yakni kasus yang menimpa Persela Lamongan.

Pada saat itu, Persela gagal meraih poin penuh setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada lawan, Borneo FC.

Saat itu berawal dari reaksi kiper Persela, Dwi Kuswanto yang tak mampu membendung emosinya, hingga berselisih dengan pemain Borneo FC, Wahyudi Hamisi.

Wasit kemudian memberikan hukuman kartu merah dan menunjuk titik putih. Situasi tersebut kemudian berujung ricuh pasca pertandingan.

"Banyak pengalaman-pengalaman kita di pertandingan sebelumnya, apa yang sudah kita lihat di televisi, seperti kemarin kasus Persela. Hal ini tidak boleh terjadi di tim kita," kata Jafri Sastra dalam jumpa pers sebelum laga, Kamis (1/8/2019).

Menurut Jafri Sastra pemainnya harus fokus selama pertandingan berlangsung hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

"Jadi artinya anak-anak harus fokus ke pertandingan. Bagaimana kita dari menit ke menit harus bermain fight, dan disiplin untuk meraih poin," ungkapnya.

"Sudah pasti kami mewanti-wanti agar Tahar Cs tidak melakukan kesalahan yang tidak penting. Anak-anak juga harus meredam emosinya dan harus berfikir di lapangan," imbuh pelatih berusia 54 tahun ini.

Soal persiapan, Jafri mengaku skuat asuhannya siap tempur menghadapi Tira Persikabo, yang saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara.

"Mereka saat ini juga berada di puncak klasemen. Tapi ini menjadi motivasi kami, kami tetap akan berpikir positif untuk pertandingan besok. Kami anggap betul-betul sebagai sebuah laga hidup dan mati," kata Jafri.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved