Lestarikan Seni dan Budaya Karawitan, Pemkab Batang Gelar Bintek Pelaku Seni
Pemerintah Kabupaten Batang terus berupaya untuk tetap melestarikan seni dan budaya lokal agar tetap eksis.
Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
Lestarikan Seni dan Budaya Karawitan, Pemkab Batang Gelar Bintek Pelaku Seni
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang terus berupaya untuk tetap melestarikan seni dan budaya lokal agar tetap eksis.
Satu di antara bentuk keseriusan Pemkab yakni dengan menggelar bimbingan teknis seni dan budaya kepada para pelaku seni yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati setempat, Kamis (1/7/2019).
Bahkan, Bupati Batang Wihaji menargetkan seni dan budaya Kabupaten Batang bisa tampil menari di Istana Negara Republik Indoensia.
Pasalnya hal itu juga merupakan bagian dari promosi budaya dan wisata guna mendukung visit Batang 2022.
"Setiap kegiatan harus memiliki target yang jelas, maka di hidang seni dan budaya melalui bintek kita menargetkan bisa tampil di Istana," tutur Wihaji.
Tak hanya tahap bintek, nantinya para peserta bintek juga akan diujikan dalam kompetisi seni dan budaya yang rencananya kita gelar di obyek Wisata Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat.
"Bintek ini memang sudah kali kedua yang tiap tahunya bisa menciptakan tari kreasi baru seperti tari Simo Gringsing dan tahun ini melahirkan tari Serabi Kalibeluk, yang memiliki karakter dan budaya Batang," jelasnya.
Menurutnya, seni dan budaya menjadi kekuatan Batang, yang harus diuri - uri kembali semangatnya untuk menunjang program visit Batang 2022.
"Wisata dan seni budaya selalu berintegrasi maka, keunikan dan inovasi serta kreativitas pelaku seni harus kita lahirkan dan viralkan," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Achmad Thaufiq mengatakan bimbingan teknis merupakn bagain dari uri- uri budaya Jawa, yang bertujuan mencari bibit - bibit pelaku seni tari, karawitan dan sinden yang memiliki bakat dan potensi untuk dikembangkan.
"Peserta Bintek terdiri dari 15 Kecamataan dari pelaku seni atau seniman maupun setidak-tidaknya pencinta seni, yang menghadirkan narasumbet dari Yoyok Bambang Priambodo sanggar Greget Semarang," terang Taufiq.
Ia juga berharap dengan melalui bimbingan teknik bisa melahirkan pelaku seni atau seniman untuk menjadi pemain profesional.
Sehingga bukan sekedar hanya hobi saja tapi menjadi sebuah profesi yang lebih menguntungkan dan menjanjikan.
"Pelaku tim kesenian Batang sudah pernah mengaharumkan nama daerah dikancah nasiobal dengan tarian Prajurit Ki Ageng Gringsing yang mewakili Provinsi Jawa Tengah meraih juara umum dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta 2018," pungkasnya.(din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-batang-wihaji-memberikan-pengarahan-pada-peserta-bimbingan-teknis-seni-dan-budaya.jpg)