Masuki Semester Kedua, Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sragen Capai 60 Persen

Serapan anggaran di Pemkab Sragen hingga awal semester kedua 2019 masih jauh dari target masih 43 persen dibanding PAD yang sudah 60 persen.

Masuki Semester Kedua, Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sragen Capai 60 Persen
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sragen Dwiyanto.   

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Serapan anggaran di Pemkab Sragen hingga awal semester kedua 2019 masih jauh dari target.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sragen Dwiyanto.

Dwi menyampaikan saat ini serapan anggaran baru 43 persen, karena pelaksana proyek fisik belum mencairkan pembiayaan.

"Tahun anggaran 2019 sudah berjalan separuh waktu, namun serapan anggaran belum memenuhi target yang ditentukan, catatan kami hingga akhir Juli 2019 serapan angggaran tak lebih dari 43 persen," papar Dwi.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Sragen Gelar Dialog Lintas Agama, Ini Harapannya

Hal ini menjadi catatan yang tak sebanding dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah mencapai 60 persen.

Dwiyanto mengungkapkan berbagai hal yang membuat penyerapan anggaran molor, salah satunya pelaksanaan proyek fisik yang baru saja dikerjakan oleh kontraktor, sedangkan pelaksana yang sudah menjalankan proyek ternyata juga belum melakukan pencairan anggaran pada tahap pertama.

Walaupun serapan baru mencapai 43 persen, Dwi mengklaim ini bukan catatan yang sangat buruk, karena disebut malah lebih baik dari tahun lalu.

"Serapan anggaran baru sampai 43 persen, dibawah target, bagi kami  kondisi 40 itu tidak jelek banget, tapi perlu kita push ke sana, kalau jelek ya baru 20-an gitu," jelasnya.

Kenakan Seragam Pakaian Adat, Para ASN Pemprov Jateng Makin Bangga

Dwiyanto meminta kepada pihak terkait, Camat dan Lurah agar bisa mendorong pencairan anggaran yang sudah menjadi targetnya, termasuk kepada-kepala OPD.

Pihaknya siap melayani pencairan anggaran hingga 24 jam.

Sementara itu Dwiyanto menyampaikan progres yang bagus pada perolehan PAD dari sektor pajak.

"Dari semua jenis pajak sudah memenuhi target termasuk Pajak Bumi Bangunan (PBB)," ujarnya.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati sebelumnya mendorong Kades segera mencairkan anggaran Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa. Bupati juga meminta Camat melakukan pendampingan. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved