Segmen Rumah Menengah Atas Paling Diminati di Property Expo Semarang

Pameran Property Expo Semarang kembali digelar, kali ini berlokasi di Atrium Mal Ciputra dengan menargetkan mampu menjual rumah menengah ke atas.

Segmen Rumah Menengah Atas Paling Diminati di Property Expo Semarang
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Pengunjung sedang melihat-lihat di salah satu pengembang yang mengikuti Pameran Property Expo kelima. Berlokasi di Atrium Mal Ciputra Semarang, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pameran Property Expo Semarang kembali digelar, kali ini berlokasi di Atrium Mal Ciputra dengan menargetkan mampu menjual rumah menengah ke atas, dari harga mulai Rp 400 jutaan yang kini tengah diminati masyarakat.

Ketua Panitia Property Expo Semarang, Dibya K Hidayat menuturkan, sepanjang kegiatan Property Expo Semarang kelima yang digelar dari tanggal 1-12 Agustus 2019 diikuti 11 pengembang dan didominasi tipe rumah menengah atas.

Adapun 11 pengembang tersebut yaitu BSB City, Citrasun Garden dan Citra Grand, Kini Jaya Indah, Paramount Enterprise Internasional, BSB Village, Fasindo, Cluster Belalang, Bukit Semarang Jaya Metro, Eka Griya Lestari, Warna Alam Indonesia, dan Graha Candi Golf.

HUT ke-19, Graha Candi Golf Kota Semarang Berikan Promo Menarik, Ada Cashback Rp 500 Juta

"Setiap pameran kami biasanya menargetkan 70 unit terjual, tapi sampai sekarang memang masih berat untuk tercapai. Namun, kalau dilihat dari total nilai penjualan memang tidak beda jauh, karena yang terjual adalah rumah dengan harga mahal," ujar Dibya, pada Tribunjateng.com, Kamis (1/8/2019).

Saat ini, segmen rumah menengah keatas yang sedang banyak diminati oleh masyarakat.

Maka, pada pameran property expo kelima ini banyak rumah-rumah menengah atas yang dipamerkan, dengan harga mulai kisaran Rp 400 jutaan keatas.

Sementara itu, harga rumah dari tahun ke tahun kenaikannya semakin tinggi karena harga tanah sendiri juga naik sangat luar biasa.

Dikatakan, penjualan rumah menengah atas banyak diminati oleh konsumen yang memang sudah mapan.

Mereka menggunakan rumah tersebut sebagai rumah kedua dan untuk tempat tinggal bersama keluarga.

"Pembeli rumah menengah atas biasanya mereka yang sudah berumur 40 tahun ke atas. Mereka dari taraf yang sudah cukup mapan, bukan pembeli baru, dan ini rumah kedua buat mereka," terangnya.

Menurut Dibya, rumah menengah ke atas yang diminati saat ini lebih banyak di wilayah selatan, yakni Tembalang dan sekitarnya.

Pihaknya optimistis target penjualan rumah menengah atas bisa naik, melihat pemeran sebelumnya di Paragon Mal yang mampu menjual sebanyak 19 unit rumah yang didominasi tipe rumah menengah atas.

"Pengembangan perumahan saat ini merata di timur, selatan, dan barat. Namun untuk segmen menengah atas sementara ini berada di selatan, karena menghindari banjir dan salurannya bagus," tandasnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved