BEM UNS Gelar Aksi Simbolik Buka Lapak Baca di depan Polresta Solo, Ini Alasannya

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS menggelar aksi simbolik dengan membuka Lapak Baca di depan Polresta Solo, Jumat (2/9/2019).

BEM UNS Gelar Aksi Simbolik Buka Lapak Baca di depan Polresta Solo, Ini Alasannya
Dok Mahasiswa
Aksi di Mapolresta Solo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa UNS. 

TRIBUNJATENG.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS menggelar aksi simbolik dengan membuka Lapak Baca di depan Polresta Solo, Jumat (2/9/2019).

Mereka datang pukul 14.00 WIB di depan Gerbang Mapolresta Solo.

Setelah itu memasang tulisan bentuk keprihatinan mereka di gerbang Mapolresta Solo.

Koordinator Aksi Rico Ardy mengatakan, mereka menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kejadian di Probolinggo, Jawa Timur.

Di mana saat itu ada penangkapan dan penyitaan buku milik Komunitas Vespa Literasi.

"Kepolisian Sektor Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur saat komunitas itu menggelar lapak baca gratis di Alun-alun Kraksaan ditangkap dan bukunya disita," kata Rico.

Bobol Atap, Maling Kuras Uang di Laci hingga Neraca Timbangan di Apotek Mojosongo Solo

UPDATE Klasemen Liga 1 2019 - Tira Persikabo ke Puncak, Persebaya Surabaya Masuk 5 Besar

Perkosa Nenek 74 Tahun, Pemuda Ini Siap Bertanggungjawab Jika Korbannya Hamil

Gempa Banten Berpotensi Tsunami, Rina Gendong Anak Sambil Bawa Tiang Infus dari Lantai 3

Aksi itu jelas tidak sejalan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-VII/2010 yang mencabut Undang - Undang Nomor 4/PNPS/1963.

"Dulu di Kediri juga ada kegiatan serupa, kami tidak ingin ini terulang makanan kami lakukan aksi ini," kata Rico.

Mereka dalam aksi tersebut mengatakan mengajak masyarakat tidak perlu takut untuk membaca.

Jangan sampai kesewenangan aparat ini membatasi literasi serta kebebasan akademik.

"Kami tidak ingin hal itu terulang lagi dikemudian hari," kata Rico. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul BEM UNS Gelar Aksi Simbolik Buka Lapak Baca di depan Polresta Solo, Ini Alasannya

Editor: suharno
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved