Kesyahbandaran Benarkan KM Pieces Tenggelam di Makassar, Tapi Belum Diketahui Identitas Korbannya

Kapal Montor (KM) Pieces yang membawa 37 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Selat Makassar itu berasal dari Pekalongan.

Kesyahbandaran Benarkan KM Pieces Tenggelam di Makassar, Tapi Belum Diketahui Identitas Korbannya
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Kasi Kesyahbandaran PPNP, Rakim melihatkan KM Pieces yang tenggelam di wilayah Selat Makassar, Jumat (2/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Rakim, Kepala Seksi Kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP) membenarkan jika Kapal Montor (KM) Pieces yang membawa 37 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Selat Makassar itu berasal dari Pekalongan.

Tenggelamnya kapal tersebut, baru diketahui hari ini, Jumat (2/8/2019) atau tiga hari setelah kejadian.

"Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Pekalongan pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 07.00 dan 37 penumpang di antaranya membawa 32 ABK dan 5 pelajar magang," kata Rakim saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Jumat (2/8/2019).

Rakim mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kapal tenggelam dari pemilik kapal.

"Kami dapat informasi tersebut dari pemilik kapal. Langkah kami menghubungi Syahbandar terdekat untuk memberikan informasi kepada kapal-kapal terdekat dan tim SAR bahwa ada kapal tenggelam di wilayah selat Makassar," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, berdasarkan informasi yang didapat dalam kejadian tersebut ditemukan 6 korban.

Di antaranya, 4 korban meninggal dunia dan 2 selamat.

"Baru enam korban yang ditemukan. Di antaranya 4 korban meninggal dunia dan dua selamat. Lainnya belum ditemukan. Kemudian, untuk identitas korban juga belum diketahui," ungkapnya.

Menurut Rakim, keenam korban tersebut saat ini masih dalam perjalanan ke Pekalongan.

"Direncanakan, Minggu malam keenam korban tiba di Pekalongan," ujarnya.

Rakim menambahkan, kapal tersebut mempunyai izin menangkap ikan di lautan Jawa hingga Kalimantan.

"Biasanya kapal jenis tersebut beroperasi di laut kurang lebih tiga bulan," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved