Presiden PKS Bebaskan Kadernya di Daerah untuk Berkoalisi dengan Partai Manapun untuk Pilkada

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membebaskan kader di tingkat daerah untuk koalisi saat Pilkada.

Presiden PKS Bebaskan Kadernya di Daerah untuk Berkoalisi dengan Partai Manapun untuk Pilkada
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Presiden PKS Sohibul Iman 

"Kami harus menjadi bagian yang melakukan checking and balancing agar perjalanan bangsa ini terus dikawal," kata dia.

Oposisi, kata Sohibul, juga diinginkan oleh para pemilih 02. Oleh sebab itu PKS tidak menginginkan untuk mengecewakanya.

"Boleh kecewa pada yang lain tapi sama PKS tidak. Mudah-mudah mereka menjadi pemilih PKS berikutnya," imbuhnya.

Dikatakannya, ajakan menjadi koalisi juga pernah dilontarkan oleh partai Gerindra.

Namun pihaknya menolak ajakan tersebut dan mempersilahkan Gerindra untuk masuk kedalam koalisi.

"Ada ajakan saat obrolan dengan pak Prabowo. Dia membuka opsi dengan Pak Jokowi untuk mengajak kami. Tapi kami berikan masukan demi menjaga demokrasi harus ada oposisi. Kayaknya yang siap masuk oposisi Gerindra dan PKS," tuturnya.

Rawan Antraks, Dispertan Imbau Konsumen Beli Hewan Kurban yang Punya Surat Kesehatan Hewan

Ia menuturkan Prabowo belum final atas keputusannya menjadi koalisi. Dirinya yakin Gerindra akan berada di luar pemerintahan bersama PKS.

"Feeling saya sebagai sahabat lama pak Prabowo akan berada di luar bersama PKS," tukasnya. (rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved