Bangganya Leo Mampu Hempaskan Lawannya di Karate Piala Pangdam 2019
Salah saru penjaringan atlet untuk Karate, yaitu lewat kejuaraan karate piala Pangdam IV/Diponegoro 2019 yang berlangsung di GOR Patriot Semarang
Penulis: akbar hari mukti | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjaringan atlet berbagai cabang olahraga di Indonesia terus dilakukan, untuk menjaga regenerasi pemain. Hal tersebut juga berlaku di olahraga karate.
Salah saru penjaringan atlet untuk Karate, yaitu lewat kejuaraan karate piala Pangdam IV/Diponegoro 2019 yang berlangsung di GOR Patriot Semarang, Sabtu (3/8/2019).
Kejuaraan yang berlangsung sejak Jumat dan berakhir besok Minggu (4/8/2019) ini diikuti 1.050 peserrta Karate se Jawa Tengah. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok umur.
Yakni dari usia pra-usia dini, hingga senior.
Para Karateka pun tampak antusias mengikuti kejuaraan ini.
Saat ada rekan yang bertanding, mereka menyoraki tanda mendukung. Beberapa juga tampak berlatih di depan GOR Patriot sebelum dipanggil menjalani pertandingan.
Permusuhan pun tampak hanya berada di dalam lapangan bertanding. Selebihnya, meski dari kontingen yang berbeda mereka tampak duduk bersama, berbagi air minum bersama dan bersenang-senang.
Salah satunya Leo, karateka asal Grobogan. Di pertandingan pertama, ia berhasil mengalahkan lawannya. Meski menang, ia tetap tak menunjukkan ekspresi kegembiraan berlebihan. Ia mengaku respek dengan lawannya.
"Saya langsung mendekati dan berbagi air minum," paparnya.
Ia mengaku ingin memenangkan pertandingan tersebut. Maka, ia dan rekan-rekannya sesama kontingen berlatih secara terjadwal.
Ketua panitia, Luluk Agus Yulianto menjelaskan kejuaraan ini merupakan event pertamakali yang diselenggarakan oleh Forki Jateng, sejak terbentuk kepengurusan baru tahun lalu.
Menurutnya kejuaraan ini dilaksanakan dalam rangka menjaring atlit untik mengikuti kejuaraan nasional Piala Mendagri dan Piala Panglima TNI yang akan berlangsung pada bulan September mendatang.
"Kebetulan antusias luar biasa karena peserta total 1.050 dari 37 kontingen se Jawa Tengah."
"30 di antaranya dari Forki yang ada di Jateng," terang dia.
Kejuaraan ini menurut Luluk mempertandingkan 80 kelas dari pra-usia dini sampai Senior.
"Senior dibatasi 18-27 tahun. Yang kelas pra usia dini dimulai 6-7 tahun," ungkapnya.
Ia pun berharap, kejuaraan ini sukses menjaring atlet baru di cabang Karate Indonesia. Ia semakin yakin pasalnya sejak 1998 hingga sekarang, Piala Pangdam kali ini memiliki jumlah peserta terbanyak.
"Terakhir pada 2016 kemarin peserta hanya 400 an, ini kok lebih dari dua kalinya," paparnya. (Ahm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/karate-piala-pangdam-ivdiponegoro-2019-yang-berlangsung-di-gor-patriot-semaran.jpg)