Bianty Boutiqe Kembangkan Produk Tas Berbahan Baku Alam

Bianti Boutiqe kembangkan produk fashion ke bidang tas. Dengan branding Bianti Bag, tas yang tetap menggaet tema natural.

Bianty Boutiqe Kembangkan Produk Tas Berbahan Baku Alam
TRIBUN JATENG/INES FERDIANA PUSPITARI
Bianti Boutiqe kembangkan produk fashion ke bidang tas. 

TRIBUNJATENG.COM- MAGELANG - Bianty Boutiqe kembangkan produk fashion ke bidang tas.

Dengan branding Bianty Bag, tas yang tetap menggaet tema natural tersebut di luncurkan Sabtu (3/8/2019), di Plataran Resort & Spa, Magelang.

Karakter utama yang difokuskan adalah bahan natural yang memang terinspirasi dari sumber daya alam Indonesia.

Dengan bahan alam dan proses pembuatan handmade ditambah seluruh bahan baku dipilih yang terbaik sehingga menghasilkan produk tas yang handmade lokal namun tetap dengan kualitas premium.

Cara Membuat Mata Terlihat Lebih Putih dan Sehat, agar Penampilanmu Terlihat Lebih Segar

"Proyek Bianty Bag ini sudah terencana untuk setahun ke depan. Nanti dalam tiap seasonnya akan menggunakan tema yang berbeda, untuk season yang pertama ini menggunakan tema utama adalah wanita. Jadi nama yang digunakan diambil dari berbagai bahasa yang berartikan wanita," ucap Verry Yuliana, Chief Designer Bianty Bag.

Bahan utama yang digunakan dalam tema ini adalah rotan. Rotan asal Kalimantan itu dianyam dengan cantik menjadi berbagai model tas wanita.

Untuk menganyam rotan tersebut, Bianty Bag memberdayakan wanita dari berbagai daerah di Indonesia, terutama di daerah Gamplong, Yogyakarta.

"Memang 80% pembuat tas ini adalah wanita. Kebanyakan dari wanita yang purna tugas. Biasanya ibu-ibu yang sudah purna tugas ini bingung mau ngapain. Jadi kami ajak untuk mengembangkan produk Bianty Bag ini dengan pelatihan menganyam," tuturnya.

Menurutnya sumber daya alam di Indonesia sangatlah berpotensi besar. Bahkan ekspor rotan dari Indonesia ke luar negeri mulai meningkat.

"Harusnya dengan potensi yang besar ini Indonesia bisa ekspor dalam bentuk jadi. Jadi harga jual lebih meningkat dan tentu juga meningkatkan pengerajin dan produsen rotan. Hal ini dilakukan untuk mendukung produk lokal," lanjutnya.

Tantri Onny Bianty sebagai owner dari Bianti Bag juga menambahkan produk Bianti memang mengedepankan bahan natural.

Seluruh proses produksi juga handmade dan tidak menggunakan campuran bahan kimia.

"Tak hanya Bianty Bag, tetapi produk baju di Bianty Boutiqe juga menggunakan proses yang alami. Seperti motif daun yang ada di fabric itu bukan pewarna tekstil. Tetapi warna dan bentuk asli dari daun-daun yang cantik dengan metode pounding dan steaming. Tren back to nature itu sudah hits di luar negeri. Banyak produk yang juga pakai rotan dari Indo, mereka olah jadi produk jadi dengan harga yang jauh lebih mahal. Kenapa nggak kita sendiri buat dengan bahan baku yang melimpah di Indonesia," imbuhnya.(ifp)

Penulis: Ines Ferdiana Puspitari
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved