Dua Desa di Kabupaten Tegal Ini Patut Dicontoh, Ramah Bagi Penyandang Difabel dan Kusta

Pasalnya, dua desa tersebut secara serius memberikan hak-hak layanan kepada para warga penyandang disabilitas dan penderita kusta

Dua Desa di Kabupaten Tegal Ini Patut Dicontoh, Ramah Bagi Penyandang Difabel dan Kusta
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Pemaparan dari sejumlah pihak desa, puskesmas, dan Dinsos di Balai Desa Pesarean, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dua desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini patut dicontoh dan diacungi jempol.

Pasalnya, dua desa tersebut secara serius memberikan hak-hak layanan kepada para warga penyandang disabilitas dan penderita kusta.

Dua desa ramah difabel dan kusta itu yakni Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, dan Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal, Nurhayati dalam gelaran seminar tentang Desa Inklusi, Sabtu (3/8/2019) di balai desa Pesarean.

Nurhayati menegaskan bahwa isu disabilitas dan kusta bukan hanya tanggung jawab institusi saja, melainkan pihak desa, warga, dan komunitas.

"Desa Pasarean merupakan desa kedua setelah Desa Bogares Kidul yang mendapat intervensi dari Difabel Slawi Mandiri (DSM) terkait dengan pewujudan tatanan masyarakat yang ramah disabilitas dan kusta," papar Nurhayati.

Sementara, PLT Kepala Desa Pesarean, Tedi Pranoto yang hadir pada acara itu mengapresiasi pergerakan dari kawan-kawan DSM karena berhasil menularkan virus perubahan ke beberapa Pemerintah Desa.

Atas kontribusi kawan-kawan DSM, Tedi mengaku bahkan telah menyediakan anggaran sebesar 25 juta rupiah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2018 dan Anggaran Desa tahun 2019.

Hal itu dianggarkan dalam Dana Desa (DD) untuk kegiatan pengembangan, pemberdayaan, serta pembelian alat kemandirian bagi penyandang disabilitas dan orang yang pernah mengalami kusta agar mampu berpartisipasi aktif.

"Mereka sudah selayaknya terlibat dalam pertemuan-pertemuan perencanaan pembangunan di desa," Jelasnya

Kemudian, Ketua KPD Puskesmas Adiwerna, Firmansyah mengaku, Desa Pesarean termasuk salah satu desa endemis kusta di Kabupaten Tegal.

Menurut dia, pada tahun 2019 tercatat dua (2) orang pasien baru tipe basah (MB) dan empat (4) pasien dalam masa pengobatan (MDT).

"Kemudian yang sudah melewati periode pengobatan (RFT) sejumlah 8 orang. Maka dari itu, pihak desa sangat serius untuk memberi hak-hak kepada para penderita kusta," tegas Firman. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved