Sebut Kasus Perceraian di Cilacap Sangat Tinggi Karena Faktor Ekonomi, ACT: Ini Bencana Sosial

Aksi Cepat Tanggap (ACT) launching Humanity Parenting Class yang diadakan di Outlet Rabbani Semarang, Sabtu (3/8/2019).

Sebut Kasus Perceraian di Cilacap Sangat Tinggi Karena Faktor Ekonomi, ACT: Ini Bencana Sosial
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Launching Humanity Parenting yang diselenggarakan Aksi Cepat Tanggap di Outlet Rabbani. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aksi Cepat Tanggap (ACT) launching Humanity Parenting Class yang diadakan di Outlet Rabbani Semarang, Sabtu (3/8/2019).

Kegiatan humanity parenting class bertajuk pentingnya ilmu di masyarakat untuk mengetahui peran suami-istri dalam mendidik anak, tidak hanya dihadiri peserta yang telah berkeluarga.

Kegiatan tersebut juga dihadiri peserta yang belum menikah.

Head of marketing Communication ACT Gianto menuturkan ACT melihat adanya bencana sosial yang ada di masyarakat yakni meningkatnya gugatan dan jumlah perceraian. Hal ini terjadi di Cilacap.

Daftar Nama 68 Anggota Paskibraka dari 34 Provinsi yang Bakal Bertugas di Istana Negara

"Oleh sebab itu, kami lakukan antisipasi dengan melakukan mitigasi yaitu program parenting," tuturnya.

Program parenting, kata dia, sangat penting bagi pasangan yang telah menikah untuk memperkokoh keluarga. 

Kegiatan ini bertujuan agar tidak ada lagi kasus-kasus perceraian dalam jumlah besar.

"Hal ini sangat berpengaruh kepada kita dan bangsa Indonesia. Bencana sosial ini akan berdampak bagi bencana lainnya," tutur dia.

Menurutnya, faktor penyebab perceraian adalah ekonomi. Selain masalah sosial, pihaknya juga  memfokuskan pada masalah ekonomi.

"Kami membuat program desa-desa binaan yang telah digarap sebelumnya. Ini menjadi kesempurnaan apabila berbicara tentang parenting," tuturnya.

Kominfo Sempat Blokir Konten Youtube Kimi Hime, Kini Kasusnya Sudah Berakhir

Ke depannya, ACT akan survei ke daerah-daerah dengan angka gugatan perceraiannya tinggi.

Pihaknya juga akan mengadakan penyuluhan untuk memperbaiki dan memperbaiki agar tidak terjadi perceraian.

"Bersamaan itu kami akan lakukan dengan pemberdayaan di masyarakat," jelas dia. (rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved