Tiga Desa di Kecamatan Patean Kendal Ajukan Permohonan Bantuan Air Bersih
Untuk memenuhi permintaan bantuan air, BPBD Kendal bakal membeli dari PDAM Kendal.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tiga desa di Kendal telah mengajukan permohonan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal.
Tiga desa tersebut masing-masing adalah Sidokumpul, Sidodadi dan Curugsewu.
Ketiganya di Kecamatan Patean.
Kasie Kedaruratan dan Keselamatan BPBD Kendal, Slamet mengatakan tiga desa itu mengajukan bantuan air bersih minggu lalu.
Dari tiga desa yang mengajukan, sejauh ini baru Desa Curugsewu yang telah dapat bantuan.
"Kami sudah menyalurkan air sebanyak 8 tangki air ukuran 5.000 liter di Desa Curugsewu."
"Desa lainnya akan kami salurkan mulai Senin (5/8/2019)," ujarnya, Minggu (4/8/2019).
Untuk memenuhi permintaan bantuan air, BPBD Kendal bakal membeli dari PDAM Kendal.
Pembelian air tersebut dilakukan di sumber air milik PDAM yang lokasinya terdekat dengan wilayah yang mengalami kekeringan.
"Kami ambilkan dari sumber air di Desa Pucakwangi, Kecamatan Pageruyung dan sumber air lainnya di Kecamatan Patean."
"Penyaluran kami lakukan bertahap karena keterbatasan truk tangki."
"Kami hanya punya dua unit truk tangki," ucap dia.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Kendal, Wiwit Andariyono mengatakan puncak kemarau di Kabupaten Kendal akan terjadi pada Agustus dan September.
Menurutnya diperkirakan lima kecamatan akan terdampak kemarau panjang tahun ini.
Masing-masing Kecamatan Ringinarum, Patean, Pegandon, Cepiring dan Ngampel.
"Ada sebanyak 15.630 warga di 17 desa di lima kecamatan di Kendal terancam kekurangan air bersih pada musim kemarau," tandasnya. (Dhian Adi Putranto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bantuan-air-bersih-untuk-warga-kendal.jpg)