Dinkes Brebes Temukan 2.642 Kasus TBC Selama 2018

Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menemukan 2.642 kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) baru sepanjang 2018.

Dinkes Brebes Temukan 2.642 Kasus TBC Selama 2018
ISTIMEWA
Kepala Dinkes Brebes memberi pemaparan terkait penyakit TBC dalam Workshop Penguatan Jejaring TB di ruang Arimbi Hotel Grand Dian, Brebes, Senin (5/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menemukan 2.642 kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) baru sepanjang 2018.

Jumlah tersebut diyakini masih bisa bertambah, mengingat masih ada kasus yang tidak tercatat akibat belum terlaporkan karena belum terdeteksi.

Penyakit TBC merupakan salah satu penyakit yang banyak diidap oleh masyarakat Indonesia. Bahkan pada 2017, Indonesia tercatat menempati peringkat ke-3 dunia dengan jumlah pengidap terbesar setelah India dan China.

Untuk itu, seluruh kasus TBC harus bisa ditemukan, diobati sesuai setandar dan tercatat. Langkah yang diambil dengan upaya penguatan jejaring layanan tuberculosis di fasilitas kesehatan (Faskes) pemerintah dan swasta dengan didukung oleh organisasi profesi serta masyarakat.

Wujud dari itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menyelenggarakan Workshop Penguatan Jejaring TB di ruang Arimbi Hotel Grand Dian, Brebes, Senin (5/8/2019).

"Agar terhindar penyakit tersebut, masyarakat harus tahu apa itu TBC, tanda-tanda terkena penyakit tersebut, serta bagaimana cara mengatasinya," kata Bupati Brebes, Idza Priyanti, dalam rilisnya.

Idza mengajak seluruh elemen masyarakat berkomitmen bersama memberantas penyakit yang berbahaya dan menular tersebut. TBC perlu mendapat perhatian bersama agar kedepan tidak lagi terjadi pertambahan jumlah penderitanya.

Menurutnya, sosialisasi tentang bahaya TBC dan pengenalan gejala penyakit tersebut juga sangat perlu dimaksimalkan agar seluruh masyarakat mengerti dan paham sehingga bisa mencegah terjangkitnya penyakit TBC.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sartono mengatakan, Workshop digelar untuk menyamakan persepsi dan menjalin komitmen bersama antar lintas pemangku kepentingan dalam penanganan penyakit TBC.

Kegiatan tersebut diikuti oleh tenaga medis multi profesi dari Faskes pemerintah dan swasta di lingkungan Dinkes Kabupaten Brebes.

Dinkes Kabupaten Brebes juga secara khusus membentuk Tim Public Private Mix (TPPM) dan Koalisi Organisasi Propesi untuk Penanggulangan TBC (KOPI TBC) di Wilayah Kabupaten Brebes. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved