Kronologi Pria Sekap dan Rudapaksa Siswi SMP selama 3 Hari, Bermula saat Korban Datang ke Sungai

Sementara dari keluarga perempuan memastikan bahwa anaknya hanya berhubungan dengan satu laki-laki hingga hamil dan melahirkan

Kronologi Pria Sekap dan Rudapaksa Siswi SMP selama 3 Hari, Bermula saat Korban Datang ke Sungai
Tribun Medan / Sofyan Akbar
Januar Hadi saat ditangkap personel Polres Padangsidimpuan, Sumatera Utara. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial A (14) di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, melahirkan anak perempuan.

Bayi dengan berat 2,5 kilogram dan panjang 46 sentimeter dalam kondisi sehat.

Mirisnya, kelahiran anak tersebut tanpa ada ikatan nikah secara sah.

Sejauh ini belum diketahui siapa ayah sang bayi malang yang baru lahir ke dunia itu.

Kejadian ini mengundang perhatian Komisi Perlindungan Perempuan Anak Daerah (KPAD) setempat yang mendatangi kediaman A.

Pihak keluarga perempuan terpaksa melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian, lantaran keluarga laki-laki enggan bertanggung jawab terhadap anak tersebut, bahkan menantang untuk dilakukan tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA)

Berikut fakta siswi SMP melahirkan seorang anak:

1. Lahirkan anak perempuan

A (14) seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pangkal Pinang, Kepulaun Bangka Belitung, melahirkan anak perempuan tanpa ikatan nikah.

Bayi perempuan yang dilahirkan A memiliki berat badan 2,5 kilogram dan panjang 46 centimeter.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved