Totok Ngaku Menipu Bisa Loloskan Jadi Pegawai PDAM Toya Wening Solo untuk Bayar Utang Mobil

Totok Budi Santoso (45) mengaku terpaksa menipu karena terlilit sejumlah hutang.

Totok Ngaku Menipu Bisa Loloskan Jadi Pegawai PDAM Toya Wening Solo untuk Bayar Utang Mobil
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Totok Budi Santoso (45) dikeler petugas Satreskrim Polresta Solo di Mapolresta setempat, Senin (5/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Totok Budi Santoso (45) mengaku terpaksa menipu karena terlilit sejumlah hutang.

"Saya butuh buat bayar mobil sama kebutuhan sehari-hari," ungkapnya sembari menundukkan kepala, saat konferensi pers di Mapolresta Solo, Senin (5/8/2019).

Dia membeberkan niatan jahat itu timbul kali pertama mendengar perbincangan seorang teman tentang lowongan pekerjaan.

"Temannya teman saya itu ingin anaknya dapat kerja. Saya tawari kalau mau masuk ke PDAM," kata dia.

Tawaran itu segera disampaikan kepada pria berinisial S, korban penipuan, pada bulan Juli 2017.

Totok dan S bertemu sekaligus membahas persyaratan perekrutan.

Singkat cerita, oknum pegawai PDAM Toya Wening Solo itu menawarkan biaya masuk perekrutan pegawai melaluinya Rp 100 juta.

Syarat itu dipermanis dengan janji langsung lolos menjadi pegawai.

Nominal itu disetujui S, dengan syarat pembayaran secara mengangsur.

"Tiap kali angsuran saya beri dia kwitansi, agar tenang dan tampak nyata," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved