Totok Ngaku Menipu Bisa Loloskan Jadi Pegawai PDAM Toya Wening Solo untuk Bayar Utang Mobil

Totok Budi Santoso (45) mengaku terpaksa menipu karena terlilit sejumlah hutang.

Totok Ngaku Menipu Bisa Loloskan Jadi Pegawai PDAM Toya Wening Solo untuk Bayar Utang Mobil
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Totok Budi Santoso (45) dikeler petugas Satreskrim Polresta Solo di Mapolresta setempat, Senin (5/8/2019). 

Totok mengungkapkan kondisi saat itu sebenarnya tidak ada perekrutan pegawai PDAM.

Drama perekrutan pun berlanjut, tutur Totok, lantaran korban selalu tepat waktu membayar angsuran.

"Lama-lama dia mulai curiga. Kok sampai sekarang belum ada kejelasan dari saya. Lalu saya bilang, masih tunggu kepastian dan persetujuan dari Pak Wali Kota. Saya bilang juga tunggu bulan Agustus 2019," kata Totok.

Belum genap Rp 100 juta, korban mengadukan janji Totok langsung kepada Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Rudi, sapaan Wali Kota Solo, menyanggah pihaknya melegalkan perekrutan pegawai dengan cara menyogok.

Kasus itu pun terbongkar.

Kini totok terjerat pasal 378 atau 374 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama empat tahun. (dna)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved