Akses Air PDAM Untuk Wilayah Brebes, Tegal, Slawi Alami Masalah, Ini Penyebabnya

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Brebes, Tegal, dan Slawi (Bregas) mengalami kendala

Akses Air PDAM Untuk Wilayah Brebes, Tegal, Slawi Alami Masalah, Ini Penyebabnya
Istimewa
Tim PDAM tengah mengecek kondisi perpipaan di wilayah Kabupaten Tegal, malam hari kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Brebes, Tegal, dan Slawi (Bregas) mengalami kendala.

Pengelolaan akses air minum antar wilayah yang langsung dikendalikan oleh Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Provinsi Jawa Tengah itu mengalami masalah aliran air.

Akibatnya, akses air untuk sementara waktu mati atau terkendala teknis dalam beberapa hari terakhir ini.

Hal itu pun dibenarkan Kabid Teknis PDAM Kabupaten Tegal, Nandang Indradani saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Selasa (6/8/2019).

Nandang mengaku, para pelanggan PDAM dari Kabupaten Tegal pun mengalami masalah serupa, yakni matinya akses air selama beberapa hari terakhir ini.

Dia menjelaskan bahwa 80 persen aliran air bagi para pelanggan PDAM Kabupaten Tegal disuplay juga dari sistem PDAB Provinsi Jateng.

"Itu karena berbagai gangguan seperti perubahan alam, bencana, kerusakan sarana prasarana teknis perpipaan, dan bermacam sebab lainnya. Ada faktor alam maupun teknis," ungkap Nandang.

Secara otomatis, kata dia, layanan akses air kemasyarakat dari PDAM mengalami gangguan saat ini.

Namun, pihaknya telah melakukan strategi percepatan penangan sesuai SOP minimumnya.

Dia mengaku, dalam beberapa hari ke depan masalah akses air PDAM di Kabupaten Tegal sudah bisa kembali normal.

"Kita telah melaksanakan penanganan sesuai SOP. Namun, keterlambatan normalisasi aliran tidak bisa dihindari," tandasnya.

Dia mewakili pihak PDAM memohon warga pelanggan untuk bisa menjadi maklum atas situasi inu.

Sebab, ujar Nandang, terkadang ada hal-hal lain terjadi di luar kendali pihaknya.

"Kita tentu semua sepakat sebagai mahluk Tuhan tiada yang sempurna dan penuh keterbatasan. Semoga mohon dimaklumi," harapnya. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved