Breaking News:

Intip Proses Pemotongan Hewan di RPH Banjarnegara, Sapi Ditembak Bius Sebelum Disembelih

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono meninjau Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Banjarnegara, timur jalur pasar Kota Banjarnegara, Selasa (6/8).

ISTIMEWA
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono cek RPH Banjarnegara 

Rupanya tidak sembarang orang bisa menyembelih hewan di tempat ini. Mereka harus memiliki kemampuan khusus yang ditunjukkan dengan sertifikasi.

“Yang mengeksekusi algojo yang bersertifikasi,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, Totok Setya Winarna, menjelaskan, Kabupaten Banjarnegara memiliki dua RPH, yakni RPH Banjarnegara dan RPH Wanayasa.

Sejak dua bulan terakhir, pihaknya rutin melakukan pemantauan, pengawasan, serta sosialisasi pencegahan penyakit kepada peternak dan pengepul ternak khususnya sapi.

Ini dilakukan untuk menjaga pasokan hewan kurban yang sehat sebelum dikonsumsi masyarakat.

“Kerja sama dengan peternak, pengelpul dan pemasok daging itu mutlak diperlukan, supaya pasokan daging di Banjarnegara dan juga daerah lain terpenuhi,” paparnya.

Totok mengklaim kesehatan dan kebersihan RPH Banjarnegara dan Wanayasa sudah cukup bagus. Fasilitas RPH cukup baik serta jumlah tenaga cukup. Tinggal memastikan kesehatan hewan tetap terjaga.

Karena itu, sebelum dipotong, hewan harus dites dan dicek kesehatannya. Pengecekan kesehatan daging juga dilakukan setelah hewan dipotong.

"Untuk memastikan daging yang keluar dari RPH adalah sehat, halal, dan higenis,” katanya.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved