Breaking News:

Polres Salatiga Tetapkan Operator Crain Sebagai Tersangka Kasus Kecelakaan Kerja di Sidorejo

Siswono (60) disangka dengan pasal 359 KUHP tentang perbuatan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia atas kelalaian atau kealpaan

www.shutterstock.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Salatiga menetapkan operator crain pada proyek pembangunan jembatan Kalisawo, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga yang mengalami kecelakaan dan mewaskan seorang pekerja Senin (5/8/2019).

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono melalui Kasatreskrim Polres Salatiga AKP Suharto mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan dan pemanggilan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan ditetapkan Siswono (60) warga Mangkang Wetan RT 05/RW 06, Tugu, Kota Semarang sebagai tersangka.

"Kami menganggap yang bersangkutan lalai dalam menjalankan pekerjaan sehingga menyebabkan seseorang meninggal dunia," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (6/8/2019)

AKP Suharto menyampaikan Siswono (60) disangka dengan pasal 359 KUHP tentang perbuatan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia atas kelalaian atau kealpaan.

Ia menambahkan, terhadap tersangka terancam hukuman penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

"Saat ini tersangka Siswono (60) masih dalam penahanan pada ruang tahanan Polres Salatiga," katanya

Pada kecelakaan kerja tersebut setidaknya empat pekerja turut menjadi korban satu di antaranya meninggal dunia dilokasi kejadian yakni Boni Satrio Wibowo (44) warga Godegan RT 04/ RW 06 Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar Magelang.

Terpisah Kasubbag Humas RSUD Kota Salatiga Nugroho Prasetyaningsih menerangkan tiga korban selamat sekarang masih memerlukan perawatan tim medis IGD RSUD Kota Salatiga.

Mereka adalah Muh Bahrodin (38) warga Dusun Pandean, Kelurahan Wonologo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Kemudian Muh Imanudin (41) warga Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

"Seorang korban Busri Waluyo (35) warga Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang kondisinya masih kritis dan dipindahkan ke ruang ICU karena luka bakar dan luka dalam," ujarnya

Untuk diketahui proyek pembangunan jembatan sekaligus gorong-gorong tersebut dalam pengawasan dan tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU PR) Kota Salatiga dengan total anggaran senilai Rp 1,2 miliar. 

Hanya saja dalam pengerjaan sebagai pemenang lelang PT Telogo Makmur beralamat di Tuntang Kabupaten Semarang. (M Naiful Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved