Anak Berkebutuhan Khusus Susah Masuk Sekolah Negeri, Ini Kata Dinas Pendidikan Kota Semarang

Agus Suksmono, warga Semarang mengaku kesusahan mencarikan sekolah untuk putranya yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Anak Berkebutuhan Khusus Susah Masuk Sekolah Negeri, Ini Kata Dinas Pendidikan Kota Semarang
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
ILUSTRASI - Presiden Jokowi gendong seorang anak berkebutuhan khusus di Pondok Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Agus Suksmono, warga Semarang mengaku kesusahan mencarikan sekolah untuk putranya, sebut saja Putra (bukan nama sebenarnya), yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Putra yang berumur 7 tahun 9 bulan itu, disebutkan Agus sudah melalui berbagai tahapan untuk bisa diterima di SD negeri di Semarang.

"Anak saya sudah diterima di salah satu SD negeri di Semarang, tapi karena anak saya ABK jadinya ditolak, dan sampai sekarang pun, saya masih mencari sekolah untuknya," katanya, Rabu (7/8/2019).

Bahkan, ia mengaku pernah mendaftarkan anaknya ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri yang ada di Jalan Elang Raya Semarang

Namun, sambungnya, sudah terlambat dan sang anak harus mengikuti terapi terlebih dahulu.

"Anak saya mengalami autis tuna grahita, dan harus mengikuti terapi terlebih dahulu di sekolah SLB tersebut," ujarnya.

Pemkot Semarang Bakal Eksekusi Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning Tanggal 15 Agustus 2019

"Namun, yang saya sesalkan, anak saya harus menunggu jadwal yang antri itu, karena belum ada kuota lagi, dan daftar tunggu mencapai 6 bulan," sesalnya.

Oleh karena itu, Agus tetap bersikeras menyekolahkan anaknya tersebut.

Hal itu juga dilatar belakangi adik dari Putra sudah diterima diterima di salah satu sekolah negeri.

"Dan ketika adiknya sudah bersekolah, saya takut Putra ini kenapa-kenapa. Oleh sebab itu, saya berusaha untuk menyekolahkannya. Bahkan, Putra ini pernah tes IQ, dan hasilnya rata-rata anak ABK," bebernya.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved