Anak Berkebutuhan Khusus Susah Masuk Sekolah Negeri, Ini Kata Dinas Pendidikan Kota Semarang

Agus Suksmono, warga Semarang mengaku kesusahan mencarikan sekolah untuk putranya yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Anak Berkebutuhan Khusus Susah Masuk Sekolah Negeri, Ini Kata Dinas Pendidikan Kota Semarang
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
ILUSTRASI - Presiden Jokowi gendong seorang anak berkebutuhan khusus di Pondok Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019) 

Agus juga memperlihatkan, hasil tes IQ, bahwa Putra memiliki nilai rata-rata 97 sampai 101, dimana skor tersebut masuk dalam klasifikasi rata-rata.

"Untuk nilai nalar, anak saya memiliki skor 93, untuk kepercayaan diri 97, pengenalan huruf dan angka skornya 93, belum yang lainnya nilainya rata-rata, sehingga saya pikir tes IQ itu, tidak dibawah dan tidak diatas, namun rata-rata, jadi bisa dipertimbangkan," ungkapnya.

Konsumsi Sabu-sabu, Mantan Kanit Sabhara Polsek Pedurungan Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Sapto Giri mengatakan untuk anak berkebutuhan khusus, ada aturan tersendiri, yang mesti dipatuhi oleh orang tua, untuk menyekolahkan anak-anaknya.

"Ada beberapa sekolah SD Negeri yang bisa menerima siswa ABK, namun memang ada tahapan yang mesti dilakukan oleh orang tua siswa ABK, seperti siswa ABK harus melalui persetujuan (assement) dari Dinas Pendidikan melalui Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM)," katanya.

Selain itu, harus mendapatkan persetujuan dari RDRM dibawah Disdik, lanjutnya, siswa ABK tersebut harus diketahui tingkat berkebutuhan khususnya, apakah ringan atau termasuk kategori sedang, dan berat.

"Dan sekolah inklusi kita tekankan, hanya menerima siswa ABK kategori ringan. Selain itu, persetujuan tadi, juga harus ada dari sisi psikologis. Karena ini penting, kembali lagi sekolah inklusi hanya menerima siswa ABK kategori ringan, sehingga orang tua harus tahu kategori apakah putra putrinya itu," pungkasnya, sembari menimpali, sebaiknya orang tua siswa ABK, mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang, untuk informasi lebih lanjut. (hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved