Data PSK di Sunan Kuning dan Gambilangu Tak Sinkron, Pengelola Minta Dinsos Lakukan Penyesuaian Data

pengelola Resosialisasi Argorejo atau Sunan Kuning menemukan ketidaksinkronan data wanita pekerja seks (WPS) yang dimiliki pihak pengelola dan Dinsos

Data PSK di Sunan Kuning dan Gambilangu Tak Sinkron, Pengelola Minta Dinsos Lakukan Penyesuaian Data
Tribunjateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Satpol PP Kota Semarang melakukan supervisi untuk memastikan Lokalisasi Sunan Kuning telah bersih dari atribut yang berbau pornografi, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menjelang penutupan lokalisasi yang tinggal menghitung hari, pengelola Resosialisasi Argorejo atau Sunan Kuning menemukan ketidaksinkronan data Pekerja Seks Komersial (PSK)/ Wanita Pekerja Seks (WPS) yang dimiliki pihak pengelola dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang.

Pengelola Resosialisasi Argorejo atau Sunan Kuning, Suwandi menyebutkan data yang dimiliki resosialisasi ada 476 WPS di Lokalisasi Sunan Kuning.

Satu di antaranya telah meninggal dunia, saat ini tersisa 475 WPS.

Pemkot Semarang Bakal Eksekusi Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning Tanggal 15 Agustus 2019

Siang Bolong, Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga Kawi III Semarang

Ratusan Driver Gocar Jebol Gerbang Kantor Gojek Semarang, Ini Alasannya

Ini Jadwal Timnas Indonesia U-15 Vs Thailand Semifinal Piala AFF U-15 2019, Live SCTV

Sementara, data Dinsos Kota Semarang jumlah WPS di Lokalisasi Sunan Kuning Sebanyak 355 WPS.

Suwandi meminta Dinsos untuk melakukan penyesuaian data WPS.

Hal ini mengingat data tersebut akan menjadi sumber data pemberian dana tali asih bagi WPS.

Jika data tidak sinkron, dikhawatirkan, ada warga binaannya yang tidak mendapatkan dana tali asih.

"Saya siap untuk penutupan, cuma masalahnya harus ada penyesuaian dulu karena ada perbedaan jumah WPS. Kalau dipaksakan yang menerima 355 WPS, saya belum siap tutup. Jumlah itu kurang, yang lainnya bagaimana? Mohon Pemkot bijaksana," papar Suwandi, Rabu (7/8/2019).

Dikatakannya, data yang dimiliki Dinsos Kota Semarang hanya berdasarkan data yang selama ini mengikuti pelatihan.

Sementara, sejak dibuka pelatihan hingga menjelang penutupan ini, tidak semua WPS mengikuti pelatihan dari Dinsos Kota Semarang.

Halaman
1234
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved