Disnakertrans Kabupaten Semarang Gelar Job Fair Hingga Besok, Ada 4.343 Lowongan Pekerjaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Semarang adakan Job Fair di halaman depan Kantor Disnakertrans.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: suharno
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Semarang adakan Job Fair di halaman depan Kantor Disnakertrans, Jalan Pemuda Nomor 7 Ungaran mulai Rabu (7/8/2019) hingga Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Semarang adakan Job Fair di halaman depan Kantor Disnakertrans, Jalan Pemuda Nomor 7 Ungaran.

Disampaikan oleh Umi Hani Ambarwati (52) Kepala Seksi Penempatan dan Perluasan Disnakertrans, terdapat 4.343 lowongan pekerjaan dari 44 perusahaan yang berpartisipasi.

Lowongan pekerjaan pun bervariasi, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, Sarjana, hingga magister.

"Perusahaan dari Kabupaten Semarang dan sekitarnya dan untuk calon peserta Job Fair dapat mendaftar secara daring," ujarnya pada Tribun Jateng, Rabu (7/8/2019) siang.

Peserta yang sudah mendaftar akan mendapatkan barcode.

Wajah Menggemaskan Sedah Mirah di Pesta Ulang Tahunnya yang Pertama

Barcode tersebut digunakan untuk memasuki area Job Fair yang diadakan secara cuma-cuma.

Menurut data yang ia miliki, peserta yang sudah mendaftar secara daring sebanyak 1.500 orang, sementara peserta yang sudah masuk sebanyak 600 orang.

Job Fair kali ini akan berlangsung sejak Rabu hingga Kamis (7-8/8/2019) mulai pukul 8.00-15.00.

Hani menambahkan, dalam setahun pihaknya menyelenggarakan dua kali Job Fair menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Yang kali menggunakan APBN dan menggelar Job Fair akbar dengan melibatkan 44 perusahan, tahun sebelumnya Job Fair mini mengundang 15 perusahaan dan dilaksanakan di sini juga," tuturnya.

Tahun 2019, Kementerian Sosial Targetkan Tutup 13 Lokalisasi, Ada 2 di Kota Semarang

Hani mengatakan seluruh kuota perusahaan dapat terisi.

Optimisme itu timbul karena dari 1.020 di Kabupaten Semarang, sebagian besar merupakan garmen dan lebih banyak membutuhkan tenaga kerja wanita untuk menangani jahit maupun mesin.

Menurut Hani, untuk lowongan tersebut, lulusan pendidikan dasar pun dapat diterima asalkan bisa bekerja.

Ia pun mengakui, sebagian besar lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bekerja di bidang pekerjaan garmen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved