Ibu Melahirkan Berisiko Tinggi Bakal Langsung Ditangani Rumah Sakit, Gunakan Sistem Layanan Ponek

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komperhensif (Ponek) dalam menangani ibu melahirkan dan anak baru lahir.

Ibu Melahirkan Berisiko Tinggi Bakal Langsung Ditangani Rumah Sakit, Gunakan Sistem Layanan Ponek
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Ibu memeriksa kandungannya di Puskesmas Slawi, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Angka kematian ibu melahirkan dan anak baru lahir di Kabupaten Tegal kian menurun.

Bahkan, peringkat ibu dan anak lahir naik dari peringkat ke- 34 Kabupaten-kota se Jawa Tengah menjadi ke- 13.

Pemkab Tegal Inginkan Siswa Bisa Jadi Duta Lingkungan, Setidaknya di Sekitar Sekolah Mereka

BREAKING NEWS: Taufik Warga Semarang yang Hilang di Wisata Guci Tegal Ditemukan di Brebes

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadi menuturkan, keberhasilan tersebut dikarenakan adanya sistem rujukan kegawatdaruratan yang tertangani secara rapi.

Sebab, seluruh puskesmas di Kabupaten Tegal melayani rawat persalinan selama 24 jam dalam tujuh hari.

Video Gudang Mebel di Pantura Tegal Terbakar

Gudang Bahan Furniture di Pantura Tegal Terbakar, 8 Mobil Damkar Dikerahkan

"Di sini ada 29 puskesmas. Jika ada ibu melahirkan berisiko tinggi, pihak puskesmas juga siap merujuk ke rumah sakit," kata Hendadi kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/8/2019).

Kini, tambah Hendadi, pihaknya menerapkan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komperhensif (Ponek) dalam menangani ibu melahirkan dan anak baru lahir.

Menurut dia, pelayanan itu dilaksanakan secara komperhensif dan terintegrasi antara puskesmas dengan rumah sakit selama 24 jam, 7 hari dalam seminggu.

Potret Anak-anak Jatimulya Tegal Menikmati Sunset dan Jalan Mulus Hasil Karya TMMD

Lomba Bakiak Hibur Warga di Lokasi TMMD Reguler Tegal

"Itu juga dengan tenaga dan alat sesuai standar. Masyarakat kini dimudahkan untuk mendapatkan akses pertolongan persalinan," jelasnya.

Lebih lanjut, dia juga menyebut, sistem penanganan ibu melahirkan di Kabupaten Tegal diterapkan secara berjenjang.

Di tingkat puskesmas, penanganan persalinan diperuntukan bagi ibu melahirkan secara normal.

Dua Inovasi Layanan Publik Berbasis Digital di Kota Tegal Diuji untuk Masuk 10 Besar se-Jateng

Pabrik Kayu di Tegal Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir hingga Rp 5 Miliar

Sedangkan, ibu melahirkan berisiko tinggi akan ditangani di tingkat rumah sakit.

Hingga saat ini, rumah sakit bersertifikat Ponek yang menjadi rujukan puskesmas antara lain, RSUD Dr Soeselo Slawi.

Lalu RSI Muhammadiyah Singkil Adiwerna, RS Mitra Siaga Kramat, dan RSUD Suradadi.

"Jika puskesmas sudah tahu ibu akan melahirkan dengan risiko tinggi, harus merujuk langsung ke rumah sakit yang ada saat ini," tandasnya. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved