Julia Manda dan 3 Temannya Rudapaksa RP di Kebun Pisang Samping Posyandu Bangetayu Semarang

Kasus pemerkosaan anak di bawah umur terjadi di Kota Semarang. Kali ini berhasil diungkap jajaran kepolisian Polsek Genuk, Kota Semarang.

Julia Manda dan 3 Temannya Rudapaksa RP di Kebun Pisang Samping Posyandu Bangetayu Semarang
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin (kiri) menggelar gelar perkara kasus tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur oleh 4 pelaku, Rabu (7/8/2019) di Polsek Genuk. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus pemerkosaan anak di bawah umur terjadi di Kota Semarang.

Kali ini berhasil diungkap jajaran kepolisian Polsek Genuk, Kota Semarang.

Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin menjelaskan, 4 tersangka yakni Julia Manda Sihotang (19) warga Bangetayu Kecamatan Genuk, Kota Semarang, WH (15) Kelahiran Gorobogan, OT (16) warga Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dan Arpol (masih dalam pengejaran/DPO) memperkosa seorang pelajar berinisial RP (15).

Perbuatan tidak senonoh tersebut dilakukan di sebuah kebun pisang samping Posyandu di Kelurahan Bangetayu Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jumat (26/7/2019) yang lalu.

"Jadi korban RP yakni pelajar disetubuhi oleh ke-4 tersangka di kebun pisang sekitar pukul 01.30 dinihari. Sebelumnya mereka (tersangka) dimotori Arpol modusnya mengajak korban untuk minum minuman keras jenis ciu dan kemudian korban tidak sadarkan diri kemudian disetubuhi oleb tersangka di bawah pengaruh ciu," tutur Kompol Zaenul, Rabu (7/8/2019) di Polsek Genuk sore.

Seorang saksi yang juga merupakan kakak kandung korban yakni NS (22) menerangkan malam itu, ia pergi ke sebuah warung dan melihat sang adik berkumpul dengan para pelaku,

Mengingat waktu sudah malam, NS pun mengajak sang adik untuk pulang.

"Waktu itu saya suruh pulang dan pulang. Jam setengah 12 malam anak saya bangun kemudian main dengan dia (korban) di depan teras rumah. Sekitar jam 1-an saya tidurkan lagi anak saya dan ketiduran," kata NS.

Kakak korban pun kebangun sekitar pukul 01.30 dan tidak mendapati sang adik di kamarnya.

Ia bersama ibunya mencarinya di kos-kosan terdekat namun hanya menjumpai sendalnya. Ketika sampai di sebuah Posyandu, keduanya keduanya mendengar suara dari arah samping posyandu.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved