Kasus Penipuan Rp 2,1 Miliar, Kompol Hadi Utomo: Status Sosial Bukan Penentu Baik Buruk Seseorang

Polda DIY berhasil mengungkap tindak pidana penipuan dan penggelapan (TPPU) terkait dengan jual beli properti dan tanah.

Kasus Penipuan Rp 2,1 Miliar, Kompol Hadi Utomo: Status Sosial Bukan Penentu Baik Buruk Seseorang
ISTIMEWA
Kombes Pol Hadi Utomo saat memberikan iimbauan terkait kasus penipuan, Rabu (7/8/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Polda DIY berhasil mengungkap tindak pidana penipuan dan penggelapan (TPPU) terkait dengan jual beli properti dan tanah.

Penipuan yang bernilai Rp 2,1 Miliar ini memiliki modus yang cukup unik.

Pasalnya tiga pelaku yang berinisial DKH (44), GTN (37) dan RH (71) ini merupakan satu keluarga.

Pada konferensi pers yang dilakukan Polda DIY, Rabu (7/8/2019), Direktur Direktorat Reskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo menyampaikan beberapa imbuan terkait kasus penipuan properti yang menimpa Setya Ningsih beberapa waktu lalu.

Menurut Kombes pol Hadi Utomo, status sosial tidak menjamin keamanan sebuah transaksi.

"Penipuan ini terjadi karena korban menganggap status sosial dari keluarga tersangka cukup tinggi," katanya.

Hal ini juga dituturkan oleh korban yang mengakui bahwa suami dari RH merupakan seorang Guru Besar dari salah satu Universitas di Yogyakarta.

Kombes pol Hadi Utomo juga menambahkan agar masyarakat melakukan konfirmasi secara lebih mendalam, terutama dalam jual beli properti dan tanah.

"Konfirmasi itu penting, jangan mudah percaya. Sekarang banyak kasus jual tanah atau rumah tapi lokasinya fiktif atau malah properti itu kepunyaan orang lain yang ditawarkan," tegasnya.

Saat ini ketiga pelaku diancam dengan pasal 378 KUHP atau 372 KUHP Juncto pasal 55, 56 KUHP atau Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 Undang-undang No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Juncto pasal 55, 56 KUHP. (TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Imbauan Kompol Hadi Utomo: Status Sosial Bukan Penentu Baik Buruknya Perilaku Seseorang,

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved