.PN Semarang Laporkan MAKI ke Polrestabes Semarang

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Bonyamin Saiman pada gazebo Pengadilan Negeri Semarang berbuntut panjang.

.PN Semarang Laporkan MAKI ke Polrestabes Semarang
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Ketua Pengadilan Negeri Semarang yang baru Sutaji saat dilantik. 

Pihaknya membenarkan telah melaporkan aksi yang dilakukan MAKI ke kepolisian. Saat ini pegawainya telah ada di Polrestabes Semarang.

"Kalau diperiksa itu urusan Polrestabes. Saya serahkan semua urusan tersebut ke Polrestabes. Butuhnya ada barang bukti kertas tempelan, dan foto saat nempel,"tegasnya.

Sutaji sebut saat melakukan aksi, MAKI sama sekali tidak mengajukan izin. Bahkan pihaknya sama sekali tidak mendapat surat yang rencananya dilayangkan MAKI.

"Tidak izin sama surat masuk ke kami. Kami juga sediakan layanan bersurat melalui online,"tutur dia.

Adanya kasus tersebut, Sutaji hanya menginginkan agar bisa menghargai proses pengadilan. Pihaknya tidak ingin adanya main hakim sendiri.

"Gazebo diluar Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) bukan berarti dari Lasito,"ujar dia.

Sementara itu, Koordinator MAKI Bonyamin Saiman mengatakan akan menghormati panggilan kepolisian. Pihaknya akan menanaati setiap proses hukum.

"Dilaporkan ya tidak masalah,"tuturnya saat dihubungi Tribun Jateng.

Ia menyebut dugaan pengadaan Gazebo didapat dari korupsi telah sesuai dengan keterangan saksi dibawah sumpah dihadapan majelis saat sidang kasus suap yang menjerat Lasito dan Marzuqi.

Pihaknya hanya meminta agar PN Semarang dapat menunjukkan hasil DIPA atas pengadaan Gazebo tersebut.

"Kalau ada hibah dari sesorang harus serta merta disahkan Mahkamah Agung,"pungkasnya.(*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved