Tak Kenal Musim, Petani Jambu Demak Bisa Panen Tiap Hari

Jambu Delima dan jambu citra merupakan ikon Kabupaten Demak. Produksi jambu air dari Demak pun menjadi bahan konsumsi di berbagai wilayah di

Tak Kenal Musim, Petani Jambu Demak Bisa Panen Tiap Hari
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Petani jambu air Desa Lempuyang Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, Ahmad Rowatib. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Jambu Delima dan jambu citra merupakan ikon Kabupaten Demak.

Produksi jambu air dari Demak pun menjadi bahan konsumsi di berbagai wilayah di Indonesia.

Seperti halnya pengakuan Ahmad Rawatib, petani jambu air di Desa Lempuyang, Kecamatan Wonosalam.

Ia mengaku bisa memanen jambu airnya setiap hari, tergantung perawatan dan obat hama yang digunakan cocok atau tidak bagi tanamannya.

"Kalau panen besar bisa 5 kali dalam setahun.

Setiap panen besar bisa menghasilkan dalam jumlah ton.

Kiranya per satu pohon dengan usia 5 tahun ke atas bisa menghasilkan buah sekitar 2 kwintal," jelas petani jambu air yang memiliki pohon sekira 50 pohon jambu tersebut, Rabu (7/8/2019).

Noer Hamid Sebut 2 Partai Ini Punya Peran Moral Dalam Menyikapi Calon Tunggal Pilkada Demak 2020

Cerita Santri Mbah Maimun di Demak, Singgung Soal Masjid Agung Demak

Ia mengaku menanam buah jambu tiga jenis, yaitu delima, citra, dan madu.

Sekira satu hektar lahan pertanian jambu air yang ia miliki, ia rawat bersama istrinya.

Ia menjelaskan, jambu air akan siap petik atau jual, sekira usia 21 hari setelah pembungkusan.

Halaman
123
Penulis: Moch Saifudin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved