Terdakwa Penggelapan Usaha Dana Talangan Rp 20 Miliar di Semarang Dituntut 2,5 Tahun

Kasus penggelapan usaha dana talangan Rp 20 miliar terus bergulir di Pengadilan Negeri Semarang.

Terdakwa Penggelapan Usaha Dana Talangan Rp 20 Miliar di Semarang Dituntut 2,5 Tahun
tribunjateng/dok
ILUSTRASI uang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus penggelapan usaha dana talangan Rp 20 miliar terus bergulir di Pengadilan Negeri Semarang.

Sidang memasuki agenda tuntutan dengan terdakwa Alivia Yanuar Miranti (39) yang berperan sebagai makelar penyaluran dana talangan ke nasabah Panin Dubai Syariah (PDS).

Pada kasus tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fitriani Restiani menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan.

Terdakwa juga dikenakan biaya perkara sebanya Rp 2000.

“Terdakwa dijerat dengan pasal pasal 378 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP,“ ujarnya saat ditemui di ruang jaksa Pengadilan Negeri Semarang, Rabu (7/8/2019).

Konsumsi Sabu-sabu, Mantan Kanit Sabhara Polsek Pedurungan Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Fitri menyebut terdakwa juga menikmati fee (komisi) sebagai perantara dana talangan.

Hasil fee yang telah dinikmatinya selama menjadi makelar dana talangan sebesar Rp 800 juta.

"Dia (Alivia) telah menikmati hasil dari dana talangan," tutur dia.

Ia menuturkan berbagai pertimbangan sebelum menjatuhkan tuntutan di antaranya hal yang memberatkan perbuatan terdakwa telah merugikan korban yaitu Dewi Gunawan.

Kemudian hal yang meringankan terdakawa mengakui kesalahannya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved