Bisa Dicoba, Cara Warga Desa di Gunungkidul Sikapi Menurunnya Prestasi Anak, Cukup Lakukan Dua Jam

Sebuah desa di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta membuat terobosan luar biasa terkait penggunaan gadget.

Bisa Dicoba, Cara Warga Desa di Gunungkidul Sikapi Menurunnya Prestasi Anak, Cukup Lakukan Dua Jam
KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Desa Ngoro-oro di Gunungkidul deklarasikan berhenti gunakan gadget selama dua jam. 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Sebuah desa di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta membuat terobosan luar biasa terkait penggunaan gadget.

Disebut 'luar biasa' sebab pada dasarnya saat ini orang sudah sangat lekat dengan gadget, entah di manapun, kapan pun.

Namun, Kepala Desa Ngoro-oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, berani mengajak warganya untuk berhenti menggunakan ponsel, juga barang elektronik lainnya, selama dua jam setiap hari.

Hal ini muncul karena menurunnya prestasi pelajar di Kecamatan Patuk.

 

Viral Video Kuda Tersungkur saat Tarik Andong Overload di Alun-alun Utara Yogyakarta

Korban Tewas Kecelakaan Tol Cipali Adalah Warga Lampung, Pulang Usai Liburan di Yogyakarta

"Deklarasi sudah dilakukan pada 1 Agustus 2019. Deklarasi berisi ajakan atau imbauan untuk mematikan barang elektronik seperti radio, televisi, dan ponsel pada pukul 18.00 hingga pukul 20.00," kata Kepala Desa Ngoro-oro, Sukasto kepada wartawan di kantornya, Kamis (8/8/2019).

Dia mengatakan, imbauan juga diberikan kepada masyarakat yang ada hajatan.

Untuk bisa selesai sebelum pukul 18.00 dengan mematikan musik.

Tidak ada sanksi jika warga tidak melaksanakan imbauan tersebut.

Mahasiswa yang Terseret Ombak Pantai Wedi Ombo Gunungkidul Ditemukan Tewas

Pasha, Bocah Miskin Gunungkidul Yang Terlempar dari Sistem Zonasi Akhirnya Bisa Sekolah

Namun, pihaknya akan terus melakukan imbauan kepada 811 kepala keluarga (KK) melalui suara pengeras masjid dan musala yang tersebar di penjuru desa.

Upaya ini berawal dari keprihatinan masyarakat tentang menurunnya kualitas pendidikan anak-anak.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved