BPJS Kesehatan Lakukan Kerja Sama dengan Polda Jateng dan DIY Terkait Penjaminan Kecelakaan Lalin

Brigjen Pol Pujiono Dulrahman mengungkapkan, selama ini kecelakaan tunggal tidak terjamin oleh asuransi Jasa Raharja

BPJS Kesehatan Lakukan Kerja Sama dengan Polda Jateng dan DIY Terkait Penjaminan Kecelakaan Lalin
Tribunjateng.com/Desta Leila Kartika
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrahman, saat memberikan sambutan di acara sosialisasi tentang penjaminan kasus kecelakaan lalu lintas. Berlokasi di Grand Candi Hotel Semarang, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BPJS Kesehatan, Kepolisian RI, dan PT Jasa Raharja dalam upaya mempermudah penjaminan kasus kecelakaan lalu lintas (KKL), melakukan sinergi dalam bentuk suatu sistem digitalisasi yang diberi nama Integrated System for Traffic Accident (Insiden).

Adapun kerja sama tersebut, sebagai wujud sinergritas memberikan kepastian penjaminan bagi peserta JKN-KIS yang menjadi korban KKL.

Kegiatan ini, untuk memastikan kesepahaman antara BPJS Kesehatan dan Kepolisian dalam rangka terjalinnya kerja sama dalam penyelenggaraan koordinasi manfaat program jaminan KKL, dan meminimalisir terjadinya kendala di lapangan dalam hal KKL.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jateng dan DIY, Aris Jatmiko mengatakan, sosialisasi ini penting dilaksanakan agar ada kesempatan antara kedua instansi mengenai penjaminan kasus KKL, sehingga tidak menemui kebdala dalam pelaksanaannya.

"Manfaat dari sistem Insiden bagi korban kecelakaan lalu lintas yaitu mempermudah pengurusan administrasi penjamin. Bagi rumah sakit mendapatkan informasi secara real time dan lebih transparan," tutur Aris Jatmiko, pada Tribunjateng.com, Kamis (8/8/2019).

Dalam perjanjian tersebut dijelaskan, BPJS Kesehatan adalan penjamin kedua bagi kasus kecelakaan lalu lintas non kecelakaan kerja (KKL non KK).

Dimana telah dilakukan koordinasi dengan PT Jasa Raharja, bahwa dalam memenuhi kelengkapan administrasi penjaminan KKL baik tunggal ataupun ganda, BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja membutuhkan laporan Polisi (LP).

"Saya berharap sinergi yang sudah berjalan dengan baik selama ini, dapat berlanjut semakin baik dalam mewujudkan pelayanan kesehatan peserta JKN-KIS. Selain itu, stakeholder terkait memiliki pemahaman yang sama dalam penjaminan kasus KKL bagi peserta JKN-KIS," harapnya.

Sementara itu, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrahman mengungkapkan, selama ini kecelakaan tunggal tidak terjamin oleh asuransi Jasa Raharja.

Maka dari itu, Pemerintah mengupayakan bagaimana korban kecelakaan tunggal bisa mendapat santunan berupa biaya perawatan.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved