BPJS Kesehatan Lakukan Kerja Sama dengan Polda Jateng dan DIY Terkait Penjaminan Kecelakaan Lalin

Brigjen Pol Pujiono Dulrahman mengungkapkan, selama ini kecelakaan tunggal tidak terjamin oleh asuransi Jasa Raharja

BPJS Kesehatan Lakukan Kerja Sama dengan Polda Jateng dan DIY Terkait Penjaminan Kecelakaan Lalin
Tribunjateng.com/Desta Leila Kartika
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrahman, saat memberikan sambutan di acara sosialisasi tentang penjaminan kasus kecelakaan lalu lintas. Berlokasi di Grand Candi Hotel Semarang, Kamis (8/8/2019). 

Pihaknya melakukan MoU dengan BPJS Kesehatan tingkat pusat kemudian dengan Polri, setelah itu bagaimana operasional pelaksanaan dibuatlah perjanjian kerja sama. Kalau semua sudah terwujud, seluruh Indonesia bisa tercover apabila terjadi kecelakaan lalu lintas khususnya kecelakaan tunggal.

"Selama ini jumlah kecelakaan tunggal tidak terlalu tinggi tapi memang minimal ada, hal tersebut bisa dilihat dari jumlah korban kecelakaan tunggal sekitar 10%-15%," ungkap Pujiono.

Tidak hanya BPJS Kesehatan yang memiliki sistem digitalisasi bernama Insiden, Korlantas Polri juga ada yang diberi nama Integrated Road Safety Management System (IRSMS). Begitu juga dengan PT Jasa Raharja yang memiliki program Data Korporasi (Dasi).

Dijelaskan, kenapa perlu adanya laporan Polisi? Karena ditakutkan semisal ada orang jatuh dari pohon tapi mengakunya kecelakaan lalu lintas. Maka membutuhkan laporan Polisi, karena mengecek ke lokasi kecelakaan dimana dan melegalkan kalau memang benar-benar terjadi dan setelahnya dilaporkan.

"Sistem pelaporan kami sudah berbasis IT, jadi begitu hari ini ada kecelakaan lalu lintas langsung konek (terhubung) ke pusat. Dari Jasa Raharja, nanti kami tembuskan ke BPJS Kesehatan," terangnya.

Asisten Deputi Bidang Pembiayaan Manfaat Kesehatan Rujukan, Medianti Ellya Permatasari menambahkan, pihaknya berharap melalui kerja sama ini masyarakat segera melapor ketika terjadi kecelakaan kepada Kepolisian.

"Jasa Raharja memang menjadi penjamin pertama kecelakaan, sedangkan kami BPJS Kesehatan menjamin termasuk kecelakaan tunggal. Dalam menangani kecelakaan tunggal memang membutuhkan laporan Polisi untuk mempermudah dan mempercepat proses," pungkasnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved