Dipecat dari Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra: Semua Kehendak Allah, Manusia Hanya Berusaha

Pasca mendapat kabar pemutusan hubungan kerja sebagai pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengaku berterimakasih atas kerjasamanya

Dipecat dari Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra: Semua Kehendak Allah, Manusia Hanya Berusaha
Tribun Jateng/Franciskus Ariel
Jafri Sastra saat masih menjadi pelatih PSIS Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasca mendapat kabar pemutusan hubungan kerja sebagai pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengaku berterimakasih atas kerjasamanya bersama Mahesa Jenar selama ini.

Manajemen Mahesa Jenar memutuskan untuk berpisah dengan Jafri Sastra pasca hasil buruk dalam tiga laga home terkahir ini per Kamis (8/8/2019).

Di Liga 1 musim ini, PSIS mengukir tren buruk dengan kalah tiga kali di kandang sendiri secara berurut-turut. 

Secara keseluruhan, PSIS sudah menelan empat kekalahan di kandang sendiri musim ini.

"Tadi sudah berterimakasih ke Bos L dan Bos Yoyok dan manajemen lainnya. Terimakasih kepada semuanya atas kerja sama selama ini. Kerja sama sangat baik. Namun hasilnya saja yang kurang baik," kata Jafri Sastra saat dihubungi.

Jafri Sastra bertemu dengan manajemen Mahesa Jenar pada Kamis pagi di Semarang usai kembali dari Padang menghadiri pemakaman sang kakak.

Menurut Jafri, ia sudah melakoni perjalanan luar biasa bersama tim dalam 26 laga sejauh ini. Terhitung sejak pertangahan kompetisi musim lalu.

"Ya bagaimanapun, saya tetap berterimakasih kepada manajemen sudah bekerjasama dengan baik selama ini. Ada 26 pertandingan sudah kita lewati, 14 laga tahun lalu dan 12 laga tahun ini. Sebuah perjalanan yang luar biasa bersama PSIS. Saya ucapkan kepada semua pihak," ucap Jafri Sastra.

Hasil laga kandang PSIS Semarang musim ini memang cukup anomali jika dibanding musim lalu.

Sebab, tahun lalu, pasca ditangani Jafri Sastra laju PSIS begitu mulus dengan melahap semua laga kandang di putaran kedua dengan kemenangan. 

Berbanding terbalik dengan musim ini, PSIS baru memenangi dua laga kandnag menghadapi Persija Jakarta dan Persela Lamongan.

Seri satu kali menghadapi Barito Putera. Dan kalah dari Kalteng Putra, Persib Bandung, Tira Persikabo, serta Persipura Jayapura.

"Soal akhir akhir, seusai yang kita lihat dan rasakan mungkin memang tidak sesuai yang kita inginkan. Semua kehendak Allah. Manusia hanya berkehendak dan berusaha. Kita serahkan sama yang di atas," kata Jafri Sastra.

"Soal pemutusan hubungan kerja, ya ini konsekuensinya memang begitu. Ya siapapun pelatihnya harus siap menerima. Dalam dunia sepakbola profesional, ini hal yang biasa. Mudah-mudahan dengan pelatih yang baru PSIS bisa lebih baik lagi," tandasnya.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved