Ekonomi Dunia Kian Dekat ke Jurang Resesi

Investor meminta para politisi dan bank sentral bertindak cepat mencegah resesi terjadi.

Ekonomi Dunia Kian Dekat ke Jurang Resesi
shutterstock.com
Ilustrasi perang dagang Amerika Serikat (AS) vs China 

TRIBUNJATENG.COM - Semakin panasnya perang dagang antara AS dan China menggiring perekonomian dunia kian dekat ke jurang resesi pertama dalam satu dekade terakhir.

Investor pun meminta para politisi dan bank sentral bertindak cepat mencegah resesi terjadi.

"Di AS, risiko resesi jauh lebih besar dibandingkan (risiko) pada dua bulan lalu."

"Anda kerap kali bermain dengan api dan tidak terjadi apa-apa.

Tapi jika Anda melakukannya terlalu sering maka Anda bisa terbakar juga," kata Lawrence Summers, mantan menteri keuangan AS seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (8/8/2019).

5 ABK Asal Indonesia Hilang Tenggelam di Taiwan, 1 TKI dari Tegal, Kapalnya Ditabrak Tanker?

Kantor Staf Presiden Munculkan Wacana Sistem Penggajian Tunggal untuk ASN

Pemilik Foto Asli Angkat Bicara Soal TKI Korea Selatan yang Tertipu Nenek-nenek

Pemkot Semarang Tutup Lokalisasi Sunan Kuning, Bambang Iss: Kota Ini Bakal Kehilangan Sejarahnya

Summers yang juga merupakan profesor dari Harvard University masih melihat risiko AS akan masuk ke jurang resesi pada 12 bulan mendatang kurang dari 50 berbanding 50.

Sedangkan risiko resesi meningkat di mayoritas ekonomi terbesar dunia.

Bursa saham AS rontok di New York, sementara pasar obligasi melesat, serta aset-aset safe haven seperti emas dan nilai tukar mata uang yen Jepang perkasa.

Sejalan dengan kian panasnya perang dagang AS-China, suku bunga acuan di sejumlah negara pun dipangkas.

Bank sentral Selandia Baru, India, Thailand, dan Filipina memangkas suku bunga acuan guna memperkuat ekonomi.

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved