Korban Ledakan di Sekitar SUTET Gunungpati Semarang Bertambah Jadi 4 Orang

Jumlah korban dari peristiwa ledakan di lahan sekitar SUTET Gunungpati, Gunungpati, Kota Semarang, pada Minggu (4/8/2019) lalu bertambah.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah korban dari peristiwa ledakan di lahan sekitar Saluran Udara Tekanan Ekstra Tinggi (SUTET), RT 1 RW 6 Kampung Malon, Gunungpati, Gunungpati, Kota Semarang, pada Minggu (4/8/2019) lalu, bertambah.

Diketahui sebelumnya yang terdata mengalami luka hanya dua orang warga setempat, yaitu Muhammad Said (45) dan Usep Aprianto (28).

Dari penuturan Ketua RT 1 RW 6 Supratiyo, Kamis (8/8/2019) hari ini, kini bertambah lagi korban yang mengalami luka.

Mereka juga warga setempat, yakni, Saifudin Yuhri (45) dan Handika Aristiyono (20).

Saifudin mengalami luka bakar ringan di lengannya.

Berbeda dengan Saifudin yang tetap bisa beraktivitas dan bekerja, Handika hingga saat ini hanya bisa berdiam di rumah.

“Ujung jari telunjuk tangan kiri anak saya seperti melepuh, keluar darah dan nanah terus menerus. Dilihat-lihat  bengkak, berwarna pucat dan ada ungunya juga,” ujar ibu Handika, Sunaenah (49), saat ditemui Tribunjateng.com.

Ia mengatakan bahwa jari telunjuknya itu tidak bisa berhenti mengeluarkan darah dan nanah jika tidak ditutup kapas.

Sementara itu, Handika mengaku bahwa saat hari peristiwa ledakan belum merasakan apa-apa.

“Saya kan ikut menolong pak Said usai terpental efek ledakan dan membawanya ke dokter. Nah besoknya (Senin) tiba-tiba jari saya begini,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved